Sekilas Info

DUGAAN KORUPSI

Mantan Kadis Kehutanan Bursel Buronan Tipikor Akhirnya Dibekuk di Jakarta

satumalukuID- Pelarian Muhammad Tuasamu, mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan (Bursel), berakhir. Buronan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Maluku ini dibekuk di Kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Samy Sapulette, mengaku, terpidana korupsi uang negara sebesar lebih dari Rp.2,1 miliar itu sedang dijemput.

"Saya baru dapat info dari tim yang jemput DPO, besok siang jam 3 (15.00 WIT) sore DPO tiba di Ambon dan seperti biasanya langsung ke Kantor Kejati (Maluku)," kata Sapulette, Kamis (7/1/2021).

Berdasarkan siaran pers yang diterima satumaluku.id dari Kepala Pusat Penerangan Humas Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menyebutkan, terpidana tindak pidana korupsi tersebut diamankan di Jalan Johar Baru IV, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Pria 61 tahun ini berdasarkan Surat Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2480 K/PID.SUS/2017 Tanggal 10 Januari 2018, dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Anggaran/Dana Reboisasi dan Pengkayaan Tahun 2010 pada Dinas Kehutanan Kabupaten Bursel.

"Kejahatan yang dilakukan Tuasamu tidak sendiri. Ia bersama Janwar Risky Polanunu, Pelaksana Teknis Kegiatan, Syarif Tuharea, Bendahara Pengeluaran, dan Thabat Thalib M alias Oyang selaku Kuasa Direktur CV. Agoeng," kala itu.

Hasil kejahatan para terpidana tersebut menyebabkan negara mengalami kerugian sebesar Rp.2.136.162.516,64.

"Berdasarkan putusan Mahkamah Agung tersebut, terpidana dijatuhi pidana penjara selama 7 tahun dan denda 200 juta subsider 6 bulan kurungan," katanya.

Tuasamu tercatat sudah melarikan diri sejak tahun 2018. Setelah diringkus, ia kini dititip di rumah tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Rencananya diterbangkan esok hari ke Maluku, guna dilakukan eksekusi oleh Kejaksaan Negeri Buru.

Penangkapan terhadap buronan atas nama terpidana Ir. Muhammad Tuasamu ini, merupakan penangkapan yang keempat dalam tahun 2021.

"Melalui program Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO," pintanya tegas.

Foto: Muhammad Tuasamu (tengah), diinterogasi Tim Tabur Kejagung RI. /satumalukuID/Istimewa

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!