Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Ada Selisih 16 Miliar Rupiah Anggaran Penanganan Covid-19 yang Belum Jelas, Ini Kata Sekda Maluku

satumalukuID/Husen Toisuta Ketua Pelaksana Harian Kasrul Selang (kanan) dan Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, Dr. dr. Bertha Jean Que (kiri), saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (30/12/2020).

satumalukuID- Anggaran penanganan Covid-19 di Provinsi Maluku sebesar Rp.122.164.309.038. Hingga 15 Desember 2020, total pemakaian anggaran sebesar kurang lebih Rp.74 miliar. Namun dalam rinciannya, Ada kurang lebih Rp.16 miliar yang hingga kini belum jelas peruntukannya.

Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, enggan buka-bukaan kepada wartawan. Padahal, data pemakaian anggaran untuk penanganan Covid-19 sempat dibacakan. Sayangnya, dari data yang disampaikan itu terdapat selisih yang sangat signifikan. Yaitu kurang lebih Rp.16 miliar.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Maluku itu menyebutkan, dari total anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp.122.164.309.038 ini, terpakai sebanyak kurang lebih Rp.74 miliar.

"74 miliar peruntukannya untuk bidang kesehatan dan pendukungnya itu kurang lebih 39 miliar, kemudian untuk sistem pengamanan dan keamanan itu kurang lebih 13 miliar. Kemudian untuk fisik, katong memperbaiki-memperbaiki fasilitas kesehatan yang ada di tempat-tempat karantina itu kurang lebih 4 miliar. Kemudian sistem informasi dan komunikasi di sekretariat itu kurang lebih 1,9 miliar. Jadi totalnya Rp.74 miliar," baca Kasrul dalam Jumpa Pers terkait Perkembangan Terakhir Covid-19 dan Pemerintahan Daerah di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (30/12/2020).

Dia mengaku, sisa anggaran Covid tahun 2020 akan dipakai lagi untuk tahun depan. Sehingga sisa uang tersebut akan terparkir di APBD.

Menurutnya, penggunaan anggaran Covid juga telah diaudit oleh BPK. Pertama audit kinerja dan kedua audit keuangan. Audit keuangan sendri terdapat sejumlah pengembalian.

"Mudah-mudahan akuntabilitasnya (penggunaan anggaran covid) dengan adanya BPK dan Kejaksaan dalam Tim Satgas, akuntabilitas ini bisa di ini ya, karena kalau akuntabilitas kuat, imun juga tinggi," harapnya.

Untuk Tahun 2021, Selang mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 Maluku akan dianggarkan sebesar Rp.45 miliar.

"Kenapa dia jauh lebih sedikit? karena ada yang ditangani kementerian seperti vaksin. Kita hanya operasional, kalau ada pelatihan kita kasih perjalanan dinas," ucapnya.

Terkait dengan rincian anggaran penanganan Covid yang terpakai 74 miliar tersebut, ternyata jika dijumlahkan ulang totalnya hanya sebesar kurang lebih Rp.57,9 miliar. Masih terdapat selisih kurang lebih Rp.16,1 miliar yang belum jelas peruntukannya.

Selang yang didesak untuk membuka data rincian anggaran yang sempat dibaca tersebut enggan memberikannya. Alasannya, data itu belum ditandatangani.

"Beta belum tanda tangan. Lebai dong (mendingan kalian) tunggu sampai tanggal 31 (Desember 2021)," pinta Kasrul dengan maksud datanya sudah masuk secara full.

Anggaran pemakaian penanganan Covid-19 sebesar Rp.74 miliar itu, lanjut Dia, merupakan rekapan pembayaran sampai tanggal 15 Desember 2020.

"74 itu status 15 Desember kemarin. Nah beta belum tau data sampai hari ini. Hari ini kan masih misalnya pembayaran insentif nakes baru dibayar kemarin 1 miliar lebih. Ada lagi yang lain lagi. Makanya beta bilang tadi itu status tanggal 15 Desember, (tanggal) 16 ada transaksi, 17 ada transaksi. Hari ini terakhir, besok kan libur," terangnya.

Menyoal apakah data valid rincian penggunaan anggaran Rp.74 miliar bisa diterima awak media pada Kamis (31/12/2020), Kasrul kembali mengaku belum bisa. Ia meminta para kuli tinta ini bersabar hingga Januari 2021 mendatang.

"Seng bisa besok," tandasnya.

Foto: Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang (kanan), saat memberikan keterangan pers di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (30/12/2020). (satumalukuID/Husen Toisuta)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!