Sekilas Info

19 Hotel dan 8 Restoran di Ambon Dapat Dana Hibah Pariwisata

satumalukuID- Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, menyerahkan dana hibah pariwisata tahun 2020 kepada 19 hotel dan 8 restoran di Kota Ambon. Ia sekaligus membuka Bimbingan Teknis Program Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), untuk industri pariwisata hotel dan restoran penerima dana hibah pariwisata tahun 2020 di Kota Ambon.

Secara simbolis, penyerahan dana hibah diberikan Wali Kota kepada Swissbell Hotel dan Restoran Solaria Maluku City Mall (MCM). Penyerahan dan hibah dan bimbingan CHSE berlangsung di Swissbell Hotel, Kota Ambon, Selasa (29/12/2020).

Swissbell Hotel sendiri mendapatkan dana hibah sebesar Rp.261.435.810,37. Sementara Solaria MCM mendapat bantuan senilai Rp.180.005.276,07.

Dalam penyerahan dana hibah tersebut, Wali Kota didampingi Puri Prasitya Ningsi, dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan Ni Putu Yarti Arta dari Kementerian Dalam Negeri RI.

"Kita tahu sampai saat ini kondisi Covid-19 belum ada kepastian kapan akan berakhir. Pemerintah Kota Ambon terus berupaya dari hari ke hari untuk sedapat mungkin menghambat laju perkembangan mata rantai Covid melalui sejumlah kegiatan," kata Richard dalam sambutannya.

Richard mengaku, pandemi Covid-19 bukan saja berdampak pada kesehatan, tapi juga terhadap sosial, maupun ekonomi, terutama di sektor pariwisata. Dampak tersebut terjadi karena adanya pembatasan-pembatasan yang semakin ketat. Selain itu, juga adanya pembatalan sejumlah kegiatan-kegiatan besar.

"Jadi seluruh kegiatan itu harus kita tangguhkan akibat daripada dampak Covid ini," sebutnya.

Dampak Covid, tambah Richard, juga membuat orang semakin enggan melakukan perjalanan-perjalanan wisata dalam negeri, maupun luar negeri.

"Apalagi rapid antigen yang sekarang sudah mulai diberlakukan. Sehingga orang akan semakin lebih hati-hati lagi mau pergi tinggalkan daerahnya, kecuali ada alasan yang amat mendesak," sebutnya.

Akibat sejumlah dampak tersebut, mantan Ketua DPRD Maluku ini mengaku Pemerintah terus berusaha semaksimal mungkin mengatasinya. Untuk sektor pariwisata, ada beberapa kebijakan yang dibuat. Antara lain dalam bentuk pemberian bantuan keuangan. Juga memberikan dukungan fiskal dengan keringan-keringan usaha. Ini disebut kebijakan goverment atau relaksasi kebijakan.

"Selain itu juga berkaitan dengan pariwisata, Pemerintah juga melaksanakan injeksi-injeksi likuiditas dan bantuan fresh money kepada pelaku-pelaku usaha yang antara lain pagi ini kita terima dan kita saksikan bersama," sebutnya.

Foto: Dari kiri: Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, penerima dana hibah pariwisata tahun 2020; Restoran Solaria Maluku City Mall dan Swissbell Hotel, perwakilan Kemenperaf RI dan Kemendag RI, di Swissbell Hotel, Kota Ambon, Selasa (29/12/2020). (satumalukuID/Husen Toisuta)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!