Sekilas Info

186 Narapidana Lapas Ambon Terima Remisi Khusus Natal 2020

satumalukuID- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Ambon, memberikan remisi khusus kepada sebanyak 186 orang Narapidana. Untuk narapidana kasus korupsi dan makar (Republik Maluku Selatan/RMS) tidak ada.

Kepala Lapas Ambon, Saiful Sahri, kepada satumaluku.id, mengaku yang lebih dominan mendapat remisi Natal 2020 yaitu Perlindungan Anak.

"Napi Lapas Ambon yang diusulkan remisi Natal 186 orang, dengan rincian RK.I. 186 orang, RK.II (langsung bebas) 0," kata Saiful, malam ini Kamis (24/12/2020).

"Kasus Kesusilaan : 1, Pembunuhan : 11, Pencurian : 11, Penipuan : 2, Narkoba : 63, Perlindungan Anak : 76, KDRT : 2, Lakalantas : 7, Lain - lain : 13. Untuk korupsi dan makar (RMS) 0," rincinya.

Menurutnya, remisi khusus Natal kepada narapidana diperoleh dengan besar minimal 15 hari dan maksimal 2 bulan. Dengan syarat telah berkelakuan baik selama 6 bulan.

Mereka yang mendapat remisi khusus, tambah Saiful, juga harus memenuhi syarat administratif dan substantif sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 174 tahun 1999 tentang remisi dan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 18 tahun 2019 tentang syarat pemberian remisi asimilasi.

"Kemungkinan ini akan diberikan secara perwakilan saja, tidak dalam bentuk rame rame karena kami memperhatikan protokol kesehatan, tapi tidak mengurangi makna dan pemberian remisi itu sendiri," sebutnya.

Hingga kini, lanjut Saiful, warga binaan Lapas Ambon berjumlah 392 orang.

"Jadi langsung bebas tidak ada. Jadi ada perbedaan dengan remisi umum pada tanggal 17 Agustus, hari kemerdekaan," tandasnya.

Foto: Kepala Lapas Ambon, Saiful Sahri (kiri), di sela aktivitasnya mengunjungi warga binaan. (satumalukuID/Humas Lapas Ambon)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksinya

Baca Juga

error: Content is protected !!