Sekilas Info

KASUS KREDIT MACET

Datangi Kantor Kejati, Buronan Kasus Kredit Macet Bank Maluku Serahkan Diri

satumalukuID- Pelarian buronan kasus kredit macet bank Maluku dan Maluku Utara senilai Rp.4 miliar, Jusuf Rumatoras, berakhir. Dia tidak ditangkap, tapi menyerahkan diri sendiri.

Terpidana yang divonis penjara 5 tahun oleh Mahkamah Agung (MA) RI ini datang menyerahkan diri secara langsung ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kota Ambon, Sabtu (19/12/2020).

Berdasarkan putusan MA tahun 2018 lalu, Jusuf terbukti bersalah. Ia dijatuhi hukuman penjara 5 tahun, denda Rp.200 juta, subsider enam bulan kurungan. Dia juga diembankan membayar uang pengganti Rp.4 miliar, subsider empat tahun kurungan.

"Benar. Terpidana Jusuf Rumatoras telah menyerahkan diri ke Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku kemarin (Sabtu, 19/12/2020)," kata Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette, Minggu (20/12/2020).

Setelah datang menyerahkan diri, Jusuf yang ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tahun 2018 ini langsung dieksekusi di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Klas IIA Ambon.

"Sudah dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Ambon pada Sabtu sekitar pukul 20.30 WIT oleh Jaksa Oceng Almahdali dan Jaksa Ruslan Marasabessy," tandasnya.

Untuk diketahui, Jusuf sendiri sempat divonis bebas dari tuntutan Jaksa oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Ambon.

Kala itu, dia dituntut delapan tahun penjara, denda Rp.500 juta, subsider enam bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp.4 miliar.

Divonis bebas, melakukan upaya kasasi ke MA. Hasilnya Jusuf kemudian divonis 5 tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp.4 miliar.

Foto: Jusuf Rumatoras (dua dari kanan), terpidana kasus kredit macet bank Maluku tampak dieksekusi di Lapas Klas IIA Ambon, Sabtu (19/12/2020). (satumalukuID/Istimewa)

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!