Sekilas Info

KASUS KORUPSI

Jaksa Tuntaskan Kasus Korupsi Dana MTQ di Buru Selatan

satumalukuID/Freepik.com Ilustrasi dugaan korupsi

satumalukuID- Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Aditya, memastikan kasus dugaan korupsi dana Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXVII tingkat Provinsi Maluku, yang dihelat di Kabupaten Buru Selatan tahun 2017, dituntaskan.

Kasus dengan nilai kerugian negara berdasarkan perhitungan BPK Perwakilan Maluku sebesar Rp.10.684.681.624, ini menjerat Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Buru Selatan (Bursel), Sukri Muhammad, sebagai tersangka.

Menurut Aditya, proses penyidikan kasus itu sudah diselesaikan. Termasuk tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga tersangka diantaranya selain Kadishub Bursel sebagai ketua bidang sarana dan prasarana MTQ kala itu, juga Bendahara Dishub Bursel, Rusli Nurpata, selaku bendahara bidang sarana dan prasarana. Ada juga Jibrael Matatula, selaku Event Organizer.

"Tiga tersangka. Kita fokus MTQ tuntas pada tahun 2021 awal," kata Aditya kepada wartawan di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Kota Ambon, Kamis (17/12/2020).

Untuk diketahui, tiga tersangka ditetapkan pada Selasa, 15 Oktober 2019, setelah tim penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup.

Sesuai laporan hasil pemeriksaan atas BPK Perwakilan Provinsi Maluku Nomor: 8.A/HP/XIX.AMB/06/2018 tanggal 25 Juni 2018 yang ditandatangani oleh Muhammad Abidin, selaku penanggungjawab pemeriksaan, menjelaskan pada tahun 2017, terdapat pemberian hibah uang kepada LPTQ Kabupaten Bursel senilai Rp.26.270.000.000. Dana hibah ini diberikan untuk pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Maluku XXVII.

Pemberian hibah itu berdasarkan permohonan proposal, dari LPTQ kepada bagian keuangan BPKAD pada 3 Februari 2017. Namun, proposal tersebut tidak disertai dengan rencana penggunaan dana.

Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, masing-masing senilai Rp.13.135.000.000,00, dari bendahara pengeluaran BPKAD ke rekening LPTQ Kabupaten Bursel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Maluku, ada dana sekitar Rp.10.684.681.624,00 yang tak bisa diperta­nggungjawabkan.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!