Sekilas Info

KASUS KORUPSI

Mantan Raja Laha Tersangka Korupsi Rp.2,2 M Disidangkan Awal Januari 2021

satumalukuID/Freepik.com Ilustrasi dugaan korupsi

satumalukuID- Jika tak ada aral melintang, awal Januari 2021 mendatang, mantan Raja Laha, Said Laturua, yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pendapatan Negeri Laha senilai Rp.2,2 miliar, akan disidangkan.

Persidangan bakal digelar setelah berkas perkara korupsi sejak tahun 2012 - 2017 silam ini dilimpahkan oleh Jaksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kota Ambon, Senin (14/12/2020).

"Berkas tersangka sudah masuk di Pengadilan Negeri Ambon. Tinggal tunggu jadwal sidangnya saja," kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ambon Ruslan Marasabessy, Selasa (15/12/2020).

Ruslan mengaku, hasil audit kerugian negara sudah diterima dari Inspektorat Kota Ambon, yaitu sebesar Rp.2,2 miliar. Audit tersebut merupakan salah satu bukti yang sangat kuat.

"Setelah terima hasil audit kemarin langsung kita limpahkan (berkas tersangka), karena memang hasil audit itu sangat penting," terangnya.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Ambon Lucky Rombot Kalola mengaku berkas perkara dengan nomor 27/Pid.Sus-TPK/2020/PN Amb tersebut sudah diterima. Jadwal sidang terhadap tersangka juga sudah dijadwalkan.

"Setelah berkasnya diperiksa dan berkas yang dimasukan cukup. PN Ambon menjadwalkan sidang perdananya pada 5 Januari 2021," katanya.

Untuk diketahui, kasus ini bergulir ke ranah hukum setelah dilaporkan masyarakat. Mereka menemukan dana sebesar Rp.2 miliar diberikan CV Batu Prima kepada Pemerintah Negeri Laha.

Sayangnya, dana itu tidak dimasukan dalam kas sebagai penerimaan desa, tapi diduga dipakai oleh oknum-oknum pemerintah negeri setempat.

CV Batu Prima sendiri menyetor dana itu ke mantan Raja Laha sebagai imbalan sewa lahan untuk Galian C selama kurun waktu tahun 2013 - 2020.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!