Sekilas Info

Dihantam Ombak Ruas Jalan Tanjung Lampu di Kepulauan Aru Putus

satumalukuID/Istimewa Tampak ruas jalan di Tanjung Lampu, Kepulauan Aru, nyaris hilang dikikis ombak.

satumalukuID- Ruas jalan di Tanjung Lampu, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, putus karena dihantam ombak besar yang disertai angin kencang.

Jalan yang menghubungkan Dusun Marbali dan Desa Wangel, di Kecamatan Pulau-Pulau Aru ini ambruk setelah talud penahan ombak juga roboh.

Berdasarkan informasi yang diterima satumaluku.id dari warga di sana, mengatakan, kondisi ruas jalan itu memang sebelumnya sudah putus sebagiannya. Ini diakibatkan talud penahan ombak di pesisir pantai sudah rusak total.

Jalan itu semakin parah dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua setelah tiba musim angin barat. Musim ini menyebabkan kondisi lautan di sana kurang bersahabat.

"Hanya bisa dilintasi sepeda motor. Itu pun mereka harus jalan di pinggir jalan atau di jalan tanah serta harus hati-hati," kata Simon.

Bahkan warga memprediksi jalan tersebut akan dihempas ombak seluruhnya jika tidak segera ditangani.

"Jika sebentar malam ketika air pasang, maka habislah sudah ruas jalan ini. Karena bagian bawah ruas jalan tersebut sudah berlubang sangat dalam, sehingga bila ombak sebentar, maka paginya ruas jalan ini habis semua," kata dia memprediksi.

Kepala BPBD Aru, Fredrik Hendrik, mengaku, Bupati Johan Gonga sudah menginstruksikan untuk segera membuat proposal hibah ke BNPB tahun depan. Ini agar ada bantuan dana guna pembangunan tanggul di pesisir pantai tersebut.

"Buat proposal ke BNPB RI sehingga kita boleh dapat bantuan hibah dana pengangguran bencana guna pembangunan talud pengaman pantai di pesisir pantai ini," kata Hendrik.

Selain itu, sesuai informasi lainnya yang diterima mengatakan sejumlah pemukiman masyarakat di Kelurahan Siwalima, atau tepatnya di kawasan Perek pantai, roboh akibat tingginya air pasang dan ombak yang disertai angin kencang. Hal serupa juga dialami masyarakat di Desa Durjela Kecamatan Pulau-pulau Aru.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!