Sekilas Info

Polisi Sita Sopi 2,8 Ton dari KM Inti Mulia di Pelabuhan Tual; Pemiliknya Misterius, ABK dan Nahkoda Diperiksa

Foto: Daniel Leonard/ant Polres Kota Tual menggagalkan penyelundupan 2,8 ton minuman keras tradisional jenis sopi di atas KM Inti Mulia yang baru berlayar dari Pelabuhan Kisar-Tepa-Saumlaki-Elat-Tual, Sabtu (12/12/2020).

satumalukuID - Kepolisian Resor Tual, Maluku menggagalkan penyelundupan 2,8 ton minuman tradisional sopi yang diduga illegal di kapal penumpang KM Inti Mulia yang sandar di Pelabuhan Tual.

"Minuman keras tradisional khas Maluku dalam jumlah besar itu terungkap, setelah dilakukan razia terhadap barang bawaan penumpang KM Inti Mulia yang bersandar di Pelabuhan Tual," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat, di Ambon, Sabtu (12/12/2020).

Tim yang melakukan pemeriksaan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Kota Tual Iptu A Kenne.

KM Inti Mulia berlayar dari Pelabuhan Kisar-Tepa-Saumlaki-Elat-Tual, dan setelah merapat di Dermaga Pelabuhan Tual, tim langsung melakukan penggeledahan.

"Penggeledahan dilakukan hingga malam hari berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Alat Angkut Nomor: SP.Dah/10/XII/RES.4./2020/Resnarkoba Polres Tual Desember 2020," ujarnya.

Juru Bicara Polda Maluku ini mengaku sebanyak ribuan liter minuman berkadar alkohol tinggi itu ditemukan dalam kamar-kamar ABK dan palka tengah KM Inti Mulia.

Baca Juga: 24 Ribu Pelaku Usaha Mikro di Kota Ambon Terverifikasi Terima Bantuan Uang 24 Juta Rupiah

"Total 2.855 ton sopi itu dikemas dalam jeriken-jeriken berukuran 35 liter, 5 liter, dan botol Aqua ukuran 600 mililiter," katanya pula.

Pemilik dari ribuan liter minuman keras itu belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan nakhoda KM Inti Mulia Fransiskus Sareng, benar sopi-sopi itu dititip kepada para ABK dan diketahui oleh dirinya.

Sebelumnya, penyelundupan serupa juga pernah ditemukan di atas KM Inti Mulia pada Jumat (27/11/2020) lalu pukul 02.17 WIT. Kala itu ditemukan sebanyak 175 liter, namun sebelumnya ABK telah menurunkan beberapa liter lainnya di perairan Pulau Ut dan sekitarnya.

"Sopi-sopi itu kemudian diangkut dengan menggunakan speed boat. Sopi dijual per liter seharga Rp120.000," ujarnya lagi.

Setelah mengetahui peristiwa itu, Satresnarkoba Polres Tual bekerjasama dengan Kapolsek Kei Besar dan dua personel Polsek Kei Besar melakukan pengawalan terhadap KM Inti Mulia yang berlayar dari Elat.

"Sehingga tidak terjadi upaya menurunkan minuman keras jenis sopi di perairan Pulau Ut, dan KM Inti Mulia kemudian digeledah saat bersandar di Pelabuhan Tual dan ditemukan sopi sebanyak ini," kata dia.

Menurutnya, ribuan liter minuman keras tersebut sudah disita di Markas Polres Tual, sementara terhadap nakhoda dan para ABK akan dilakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan agar membuat terang tindak pidana yang terjadi, yakni larangan peredaran minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1), (2) dan (3) Peraturan Daerah Kota Tual Nomor 6 Tahun 2019," katanya lagi.

Baca Juga

error: Content is protected !!