Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Wali Kota Optimis Akhir Desember 2020 Ambon Zona Kuning

satumalukuID/Husen Toisuta Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

satumalukuID- Kota Ambon masih berada pada zona oranye. Seminggu terakhir tercatat tiga orang warga meninggal dunia terpapar Covid-19. Kendati begitu, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy masih tetap optimis, akhir Desember 2020, Ambon turun ke zona kuning.

"Semoga saja di akhir Desember nanti (zona kuning), tingkat terkonfirmasi dan kasus kematian bisa lebih rendah lagi," harap Richard kepada wartawan di Ambon, Selasa (8/12/2020).

Richard mengaku indikator utama yang membuat Kota Ambon masih berada pada zona oranye, yaitu hampir setiap bulan selalu ada pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

"Setiap bulan pasti saja ada yang meninggal dunia dari kota Ambon akibat Covid-19. Itu sangat berpengaruh, terhadap skor zonasi kita, walaupun sekarang skor kita masih di atas dua," terangnya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Maluku ini masih terus optimis akan terjadi peralihan zona oranye ke kuning. Meski hal tersebut sudah disampaikan pada akhir November 2020.

"Seandainya beberapa waktu lalu tidak ada yang meninggal akibat Covid-19, maka saya sangat yakin sekali, kalau kita sudah bisa masuk zona kuning secepatnya," sebutnya.

Menyoal data Covid-19, Wali Kota dua periode itu mengaku tingkat kesembuhan pasien berkembang sangat luar biasa. Ini dibarengi dengan turunnya angka terkonfirmasi.

"Angka pasien terkonfirmasi positif sangat rendah, namun sekali lagi harus saya katakan, angka kematian terus ada yang membuat semua menjadi sulit. Saya hanya berharap, agar ke depan tidak ada yang meninggal," ujarnya.

Richard kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, seperti perkantoran maupun mengunjungi tempat-tempat umum lainnya. Penerapan protokol kesehatan yang baik merupakan satu-satunya cara melawan penyebaran Covid-19.

"Penerapan protokol kesehatan sangatlah penting dilakukan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau handsanitizer dan menjaga jarak aman dari kerumunan atau orang lain," pintanya.

Penulis: Husen Tosuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!