Sekilas Info

PILKADA 2020

KPU Aru Pastikan Sebagian Warga Dosi tidak Bisa Gunakan Hak Pilih

satumalukuID/Istimewa Pemusnahan surat suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Aru di depan Kantor KPU Aru, Dobo, Selasa (8/12/2020).

satumalukuID- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Aru memastian sebagian warga Desa Dosi Kecamatan Aru Tengah Timur tidak dapat menggunakan hak pilih dalam perhelatan Pilkada serentak, Rabu besok (9/12/2020).

Kepada wartawan, Ketua KPUD Aru, Mustafa Darakay, memastikan hal tersebut. Alasannya, sebagian warga desa Dosi tidak tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Sebagian warga Desa Dosi tidak terdaftar karena surat keterangan pindah domisili yang dikeluarkan Disdukcapil Kepulauan Aru hanya 116 orang dari total 171 orang.

"Dan itu sudah saya tanda tangan dan sudah keluarkan Form A5," ungkap Darakay di Dobo, Selasa (8/12/2020).

Selain itu, sesuai aturan, batas waktu KPU mengeluarkan form A5 sudah lewat yaitu pada Minggu (6/12/2020) lalu. Sehingga tersisa 55 orang warga Dosi sudah pasti tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

"KPU Aru mengambil langkah tersebut sebagai solusi agar mereka warga Dosi dapat melaksanakan hak pilihnya, namun hingga kini surat keterangan pindah domisili yang di keluarkan Disdukcapil Aru dan sudah KPU Aru terima sebanyak 116 orang," jelas Darakay.

Darakay mengaku, pihaknya tidak bisa menjadikan PKPU nomor 13 tahun 2020 sebagai dasar untuk dikeluarkannya form A5 atau membentuk TPS khusus. Sebab, bagi pihaknya di Desa Dosi sudah tidak ada konflik. Kalau pun ada, itu sudah lama terjadi dan telah ditetapkan DPT.

"Kan ada cukup banyak waktu ketika saat tahapan DPS, mestinya pihak kecamatan sudah melaporkan sehingga proses penetapan DPT mereka sudah dialihkan ke wilayah Pulau-Pulau Aru. Sementara, kaitan dengan rekomendasi Bawaslu Aru terkait dengan masalah 171 warga Dosi, hingga kini KPU Aru belum menerima," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!