Sekilas Info

PILKADA 2020

DPRD Kepulauan Aru Setujui APBD Tahun 2021 Sebesar Rp.901,8 M

satumalukuID/Istimewa Rapat paripurna penyampaian kata putus fraksi terhadap Ranperda APBD Kepulauan Aru, Senin (7/12/2020).

satumalukuID- DPRD Kabupaten Kepulauan Aru menyetujui APBD tahun 2021 sebesar Rp.901.865.805.000. Ini setelah enam fraksi di DPRD Aru menerima Ranperda APBD yang disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian kata akhir fraksi.

Rapat paripurna penyampaian akhir fraksi berlangsung di ruang paripurna Kantor DPRD Kepulauan Aru, Kota Dobo, Senin (7/12/2020).

Enam fraksi yang menerima ranperda APBD 2021 yaitu NasDem, Gerindra, PKB, PDI-Perjuangan, PKS dan satu fraksi gabungan yakni DPPI. Selanjutnya Ranperda APBD dinyatakan diterima dan ditetapkan sebagai peraturan daerah dengan Keputusan DPRD.

"Dalam Perencanaan Nasional dan daerah yang masih dalam bayangan covid-19 dan ancaman resesi ekonomi global, kita tetap optimis dalam asumsi kebijakan daerah melakukan tugas pelayanan masyarakat di tahun 2021," kata Bupati Johan Gonga dalam sambutannya.

Gonga mengaku sebanyak 12 prioritas pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru ditetapkan dalam pelaksanaan roda pemerintahan daerah dan perencanaan pembangunan untuk peningkatan penjaminan terlaksananya pelayanan publik/masyarakat.

Diantaranya: pembangunan perikanan dan kelautan, pembangunan pertanian, kehutanan dan peternakan, pembangunan industri perdagangan dan koperasi. Keempat pembangunan pariwisata dan budaya, pembangunan perhubungan, infrastruktur dan permukiman, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, pembangunan agama, pembangunan sosial, pembangunan hukum dan HAM, pembangunan bidang perempuan dan anak, dan pembangunan bidang pemerintahan dan otonomi daerah.

Dia menguraikan, secara ringkasan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2021 yaitu, pertama, PAD secara total ditargetkan Rp.901.865.805.000. Diantaranya; PAD 2021 diproyeksikan sebesar Rp.116.225.000.000. Pos Pendapatan Pajak Daerah diproyeksikan sebesar Rp.16.500.000.000. Hasil Retribusi Daerah diproyeksikan sebesar Rp.33.950.000.000. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp.4.000.000.000. Lain-Lain PAD yang Sah, diproyeksikan sebesar Rp.61.775.000.000.

"Kedua, Dana Perimbangan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dianggarkan tahun 2021 sebesar Rp.735.529.805.000. Ketiga, Lain-lain PAD yang Sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diproyeksikan sebesar Rp.50.111.000.000," sebutnya.

Sementara belanja tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru memproyeksikan belanja dengan asumsi pada penerimaan pendapatan yang memadai. Pertama belanja tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp.930.764.206.036,95, dengan rincian sebagai berikut:

"Pada Pos Belanja Tidak Langsung tahun 2021, diproyeksikan sebesar Rp.425.525.817.266,95 dengan rincian Belanja Tidak Langsung, Belanja Pegawai ditargetkan tahun 2021 sebesar, Rp.275.640.998,884,95," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, belanja subsidi ditargetkan tahun 2021 sebesar Rp.11.000.000.000. Belanja Hibah ditargetkan sebesar Rp.51.198.817.182. Belanja Bantuan sosial ditargetkan sebesar Rp.16.897.500.000. Belanja Tidak Terduga, diproyeksikan sebesar Rp.5.000.000.000. Belanja Bantuan Keuangan, diproyeksikan sebesar Rp.65.788.501,200.

"Belanja Langsung pada tahun 2021, diproyeksikan sebesar Rp.505,238,388,770 dengan rincian; Belanja Barang dan Jasa diproyeksikan sebesar Rp. 370,886,190,212. Belanja Modal Tanah ditargetkan sebesar Rp.7.150.000.000. Belanja Modal Peralatan dan Mesin ditargetkan sebesar Rp.23.773,744,132," ujarnya.

Sedangkan Belanja Modal Gedung dan Bangunan ditargetkan sebesar Rp.49.455,308,876. Belanja Modal Jalan, jaringan dan Irigasi ditargetkan sebesar Rp.53,872,645,550. Belanja Modal Aset tetap lainnya ditargetkan sebesar Rp.100.000.000.

Sementara pada pos pembiayaan daerah kategori penerimaan pembiayaan daerah pada sisa lebih tahun anggaran sebelumnya ditargetkan sebesar Rp.32.898.401.036,95.

Proyeksi Pengeluaran Pembiayaan daerah untuk kategori penyertaan modal, lanjut Gonga, ditargetkan sebesar Rp.4.000.000.000, dengan demikian Postur APBD 2021 yang disampaikan pada agenda Paripurna Dewan yang terhormat ini, telah memuat ringkasan pendapatan daerah, belanja daerah, dan penerimaan daerah.

"Kiranya disepakati bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam kata putus fraksi-fraksi DPRD untuk ditetapkan sebagai APBD Kabupaten Kepulauan Aru tahun anggaran 2021," harapnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!