Sekilas Info

Kampanye 16 Hari AKTP, CCI Beri Perhatian ke Penghuni Lapas Perempuan Ambon

satumalukuID - Dalam rangkaian Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP)
Tahun 2020, lembaga kemanusiaan Clerry Cleffy Institute (CCI), memberikan perhatian serta dukungan kepada teman-teman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kota Ambon.

“Saya pikir, teman-teman di Lapas Perempuan juga membutuhkan perhatian dan dukungan dari kita sesama perempuan. Sehingga kita harapkan mereka optimis bahwa perempuan memiliki kekuatan untuk pulih dari segala macam tekanan hidup dan dapat bertumbuh paska trauma atau post traumatic growth,” ungkap Direktur CCI Dwi Prihandini, kepada satumaluku.id, Rabu (2/12/2020).

Dwi menuturkan, kondisi para penyintas kasus kekerasan di Ambon dan juga yang berada di Lapas Perempuan, mereka membutuhkan dukungan secara berkala, tidak sekedar kunjungan biasa.

“Kita tentunya berharap teman-teman yang berada di Lapas dapat menemukan makna hidup di balik setiap ujian kehidupa, dan setelahnya dapat kembali kepada keluarga. CCI memiliki mitra yakni Yayasan Peduli Inayana Maluku, yang memiliki fokus dalam pelayanan dan pendampingan korban atau penyintas kekerasan terhadap perempuan,” terangnya.

Dwi menuturkan, dirinya juga merupakan penyintas KDRT pada pernikahan pertama, oleh sebab itu salah satu dukungan yang diberikan oleh CCI pada YPIM berupa bantuan dana untuk pendampingan kasus sebesar Rp.20.000.000 pada tahun 2019 lalu dan juga dukungan dana untuk roadshow stop bulling.

“Rencananya pada tahun 2021 kami akan kembali memberikan dukungan kepada YPIM. Bagi saya ada harapan untuk para penyintas kasus kekerasan, selama pribadi yang bersangkutan juga tergerak untuk memberdayakan dirinya sendiri sehingga bisa menjadi pribadi mandiri,” harapnya.

Hal tersebut menurut dia agar para penyintas tidak saja diharapkan pulih, melainkan juga dapt menjadi caregiver bagi sesama perempuan lainnya yang mengalami perundungan atau kekerasan agar dapat bangkit.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!