Sekilas Info

Kapolda Maluku Kembali Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada di MBD

Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (26/11/2020).

satumalukuID- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tahun 2020 diikuti empat kabupaten di Provinsi Maluku. Yaitu Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya (MBD), Seram Bagian Timur (SBT) dan Buru Selatan.

Untuk memastikan pelaksanaan Pilkada di empat kabupaten itu berlangsung aman, lancar, tertib dan damai, Kapolda Maluku Refdi Andri, melakukan pemantauan secara langsung di empat wilayah itu.

Pemantauan kesiapan pengamanan Pilkada diawali Kapolda dari Kepulauan Aru sejak Sabtu (28/11/2020). Kemudian hari ini Selasa (1/12/2020), dilanjutkan menuju Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Kunjungan kerja yang dilakukan Orang nomor 1 Polda Maluku ke empat wilayah pelaksanaan Pilkada tidak sendiri. Beliau didampingi Karo Operasional, Direktur Intelkam, dan Kabid Dokkes Polda Maluku.

Setibanya di MBD, Refdi Andri memberikan arahan di Markas Polres setempat. Dia meminta setiap personil yang diberangkatkan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), sudah dipastikan benar memahami protokol kesehatan Covid-19.

"Kepada anggota, kita lengkapi juga dengan perbekalan yang memadai dalam menunjang protokol kesehatan," katanya.

Mantan Kakor Lantas Polri ini juga meminta agar personil yang diberangkatkan mengamankan pesta demokrasi diberikan jaminan kesehatan.

"Personil harus dibekali dengan obat-obatan, vitamin, baik berupa konsumsi yang diminum ataupun suntik. Jangan sampai anggota kita malah menjadi beban di lapangan karena sakit," pintanya.

Selain itu, Andri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah menyiapkan anggaran pelaksanaan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal serupa juga disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten MBD yang sudah bekerja keras menyiapkan berbagai tahapan Pilkada. Seperti mendatakan jumlah pemilih dan pemilih tambahan.

Jenderal bintang dua Polri ini juga meminta kepada pimpinan partai, pasangan calon Bupati, simpatisan, dan para kader untuk bersama menerapkan protokol kesehatan.

"Para pimpinan partai, pasangan calon Bupati, simpatisan, dan kader juga harus bisa memberikan contoh yang baik kepada simpatisannya agar taat hukum dan tertib," pintanya.

Menurutnya, animo masyarakat saat menghadapi Pilkada tahun ini diharapkan selain bisa mematuhi protokol kesehatan, juga sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban.

"TNI, Polri dan Linmas harus bersinergi dalam peran pengamanan. Yang menjadi sorotan dalam Pilkada sekarang berbeda dengan tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19. Sorotannya protokol kesehatan," kata dia.

Anggota TNI, Polri dan Linmas, juga diharapkan dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait Kamtibmas dan disiplin Protokol Kesehatan. Selain di tempat umum, pesan tersebut juga bisa dilakukan di rumah-rumah ibadah.

"Kita wajib membantu penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Anggota kita harus menunjukan bahwa berjiwa rela berkorban, tegak lurus, dan juga netral," tandasnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!