Sekilas Info

GMKI Ambon Dukung Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Indonesia Timur

GMKI Cabang Ambon gelar diskusi di Sekretariat GMKI, Jalan Dr. Siwabessy, Kota Ambon.

satumalukuID- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon, menggelar diskusi bertajuk Peran Serta Mahasiswa dalam Mewujudkan Pembangunan dan Mendukung Kesejahteraan di Kawasan Indonesia Timur, khususnya Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.

Diskusi berlangsung di Student Center atau sekretariat GMKI Ambon, Jalan Dr. Siwabessy, Senin (30/11/2020). Diskusi dipantik oleh James Pakniany dan dipandu moderator Benico Ritiauw. Peserta yang hadir dari beragam kalangan mahasiswa.

James Pakniany mengaku mahasiswa memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawal pembangunan. Mahasiswa tidak hanya berlaku sebagai agent of change tetapi juga sebagai agent of control, dan kaum intelektual. Mahasiswa juga sebagai Duta, yang berfungsi mengawal pembangunan daerah maupun nasional.

“Mahasiswa tidak boleh menjadi beban bagi masyarakat, sebaliknya mahasiswa harus hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat. Mahasiswa memiliki peranan penting sebab mahasiswa diperlengkapi dengan knowledge (pengetahuan) dan juga jaringan yang akan sangat berguna ketika diaktivasi untuk mengawal pembangunan, baik melalui aksi, gagasan, maupun kajian,” katanya.

Mahasiswa, tambah James, harus merasa “galau” terhadap pembangunan. Ini agar kewarasan sebagai kaum intelektual tetap terjaga.

Dia mengatakan, Indonesia Timur memiliki problem pembangunan yang serius dan komprehensif. Semisal kasus Amdal blok masela, bila mengambil contoh di Maluku.

“Untuk itu mahasiswa harus tetap menjaga solidaritas dalam mengawal pembangunan, terkhususnya di Indonesia Timur, agar ada aksi bersama dan tidak tersekat-sekat berdasarkan suku dan golongan,” katanya.

Merespon situasi itu, Pjs Ketua Cabang, Miraldo Alexander Andries, menambahkan khusus untuk Gerakan Mahasiswa semisal GMKI, berjalan sesuai dengan wilayah dan medan  pelayanan. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa banyak kader GMKI yang terlibat aktif dalam mengadvokasi isu-isu terkini menyangkut pembangunan, baik daerah maupun nasional.

“Seperti halnya aksi menolak tambang marmer dan juga amdal blok masela yang dilakukan beberapa minggu lalu,” kata dia.

Dikatakan, GMKI akan tetap mengawal pembangunan daerah dan nasional baik melalui Lembaga organisasi maupun melalui sikap dan Tindakan para kader cerdas.

Miraldo menyebutkan GMKI banyak terlibat dalam sejumlah aksi mengawal proses pembangunan daerah dan juga nasional. Seperti aksi mengenai petani sopi, RUU P-KS, protes terhadap kebijakan pemerintah daerah dan kota soal penanggulangan Covid-19, dan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Diskusi tersebut ditutup dengan deklarasi yang dilakukan oleh GMKI Cabang Ambon sebagai bagian dari mahasiswa Indonesia Timur yang mendorong dan mendukung pemerintah agar dapat mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan di Kawasan Timur Indonesia. 

Baca Juga

error: Content is protected !!