Sekilas Info

PILKADA 2020

775 Personil BKO Polda Maluku Dikerahkan Amankan Pilkada

satumalukuID/Husen Toisuta Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri.

satumalukuID- Polda Maluku menggelar apel pergeseran pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Mantap Praja atau pengamanan Pilkada 2020 di Kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

Personil BKO yang dikerahkan berjumlah 775 anggota. Mereka akan membackup Polres Buru, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

Apel pergeseran pasukan BKO Polda Maluku ini dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Refdi Andri, di Lapangan Polda Maluku, Letkol CHR Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (27/11/2020).

"Apel pergeseran pasukan dilakukan setelah melalui analisa dan evaluasi," ungkap Andri kepada wartawan.

Mantan Kakor Lantas Polri ini mengaku Polres memiliki banyak pekerjaan. Selain itu, juga terkendala dengan keterbatasan anggota. Sehingga butuh backup Polda Maluku.

"Pesta demokrasi ini harus kita amankan dengan baik. Kemudian kita sudah melakukan apel kesiapan ini dan kita segera turun ke empat Polres," katanya.

Hari ini, kata Andri secara fisik jumlah personil yang akan dikerahkan sebanyak 775 orang. Namun tidak menutup kemungkinan bisa bertambah atau berkurang tergantung perkembangan.

"Jumlah yang kita turunkan ini secara fisik memang sebanyak 775, tetapi akan melihat perkembangan. Kita juga punya pasukan-pasukan cadangan. Kita juga pengamanan bersama-sama dengan TNI, kemudian ada Linmas di setiap TPS," tambah jenderal bintang dua Polri ini.

Andri berharap, sebagaimana yang dinginkan masyarakat, pemerintah daerah, khususnya di empat daerah penyelenggara pilkada, pemilu tersebut bisa berjalan dengan aman, tertib, lancar dan damai. Jika pelaksanaan pilkada berlangsung aman, maka tambah Andri, hakekat pemilu tidak pernah terganggu.

"Apa kira-kira hakekatnya yaitu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian adanya pendidikan demokrasi yang memahami hakekat demokrasi. Inilah pemahaman pemahaman kita," jelasnya.

Kapolda meminta seluruh elemen masyarakat agar tetap semangat menggelorakan pembangunan demokrasi. Sehingga pesta demokrasi lima tahunan ini jangan sampai rusak, cedera hanya karena perbedaan pilihan.

"Saya kira semua masyarakat kita paham, pikirannya, perasaannya, kehendaknya, apa yang dia katakan, lakukan sama dengan kita semua sebagai petugas yang ada di Ambon dan Maluku."

"Saya yakin Pilkada akan berjalan dengan baik. Karena penyelenggara, pengawas, petugas pengamanan, masyarakatnya, pasangan calonnya, kadernya, simpatisannya berharap pemilu betul-betul damai, aman, lancar dan tertib," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!