Sekilas Info

PILKADA 2020

Kapolri Sebut Pilkada di Maluku Barat Daya dan Buru Selatan Masuk Kategori Sangat Rawan

Foto: Harianto/ant Suasana Rapat Evaluasi Kampanye Pilkada Serentak melalui video conference yang terhubung secara virtual di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Senin (23/11/2020).

satumalukuID - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyebut Pilkada 2020 di Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Buru Selatan masuk dalam kategori sangat rawan pada dimensi pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Selain kedua kabupaten di Provinsi Maluku, ada 14 kabupaten lain di Indonesia jiuga masuk dalam kategori yang sama. Sementara 35 kabupaten lainnya masuk kategori rawan.

Kapolri menjelaskan tingkat kerawanan Pilkada 2020 ini melalui video conference yang terhubung secara virtual di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Senin (23/11/2020). Menurut Kapolri, berdasarkan indeks kerawanan pilkada tahap tiga, ada sembilan provinsi masuk dalam kategori kurang rawan, namun ia tidak memaparkan provinsi tersebut.

Kemudian di tingkat kota dari 37 kota, terdapat tiga kota yang masuk dalam kategori rawan, yaitu Kota Sibolga di Sumatera Utara, Kota Tangerang Selatan di Banten, dan yang ketiga Kota Ternate di Maluku.

"Di tingkat kabupaten ada 224 kabupaten, terdapat 35 Kabupaten dalam kategori rawan, 16 kabupaten di antaranya dikategorikan sangat rawan pada dimensi protokol kesehatan, yaitu Kabupaten Nias Selatan, Agam, Waropen, Fakfak, Gunung Kidul, Nabire, Buton Utara, Asmat, Tojo Una Una, Yalimo, Serdang Bedagai, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Manggarai Barat, Ogan Ilir dan Lembramo Raya," ungkap Kapolri.

Kapolri menegaskan dalam mengantisipasi kejadian kontingensi pada masa tahapan pemungutan suara dengan menyesuaikan potensi kerawanan daerah, maka Polri telah menyiapkan BKO Brimob Nusantara sebanyak 3.100 personel.

"Ini kita ambil dari polda-polda yang kita anggap tingkat kerawanannya kurang, yaitu Polda Kepri 200 personel, Polda Kaltara 200 personel, Polda Papua 600 personel. Kemudian Polda Sulsel 500 personel, Polda Sulteng 400 personel, Polda Jambi 400 personel, Polda Sultra 300 personel dan Polda Papua Barat 500 personel," ujar Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Baca Juga

error: Content is protected !!