Sekilas Info

Cabuli Anak Sembilan Tahun, Pria Paruh Baya di Teluk Ambon Dituntut 8 Tahun Penjara

satumalukuID/Husen Toisuta Gedung Pengadilan Negeri Ambon.

satumalukuID- JS, terdakwa kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur, warga Hatiwe Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman penjara 8 tahun, dan denda 3 bulan kurungan, subsider Rp.300 juta.

Pria paruh baya itu terbukti bersalah mencabuli seorang anak perempuan yang masih di bawah umur. Korban yang masih berusia sembilan tahun dicabuli saat sedang menjual kue dagangan ibunya.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 8 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan," baca JPU Lilia Heluth dihadapan majelis hakim yang diketuai Lucky Kalalo di Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Senin (23/11/2020).

Kasus asusila ini berawal ketika korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sedang berjualan kue ibunya. Terdakwa berusia 56 tahun itu kemudian membeli jualan korban. Kala itu dan untuk pertama kali terdakwa memberikan uang kepada korban sebesar Rp.7.000.

Perbuatan baik yang dilakukan terdakwa kepada korban selama itu ternyata hanyalah modus dari rencana bejat yang diidamkan dari bocah malang tersebut.

"Korban mengaku saat terdakwa melakukan pencabulan terhadap nya dia takut sehingga dia hanya diam. Selain itu korban juga tidak berani pulang apabila kuenya tidak laku karena takut dimarahi ibunya," kata JPU.

Selang waktu berlalu setelah dicabuli terdakwa, korban akhirnya nekat memberitahukan ibunya. Tidak terima, ibu korban naik pitam dan langsung membawa kasus itu ke ranah hukum.

Perbuatan terdakwa juga telah mengakibatkan korban menjadi malu dengan lingkungan sekitarnya. Terdakwa juga telah meresahkan masyarakat.

"Menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 22 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 64 ayat 1 KUHP pidana sebagaimana dalam dakwaan," jelasnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!