Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Ketua Bawaslu Maluku: Kami Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye Tatap Muka

satumalukuID/Tiara Salampessy Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku, Abdullah Ely.

satumalukuID - Ketua Badan Pegawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku, Abdullah Ely, menyebutkan pihaknya termasuk Bawaslu di kabupaten penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Maluku tahun 2020 ini, sangat memperhatikan penerapan standart protokol kesehatan selama masa kampanye tatap muka yang akan dilakukan oleh para calon.

"Terkait standart protokol covid-19 yang dilakukan selain himbauan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak, Bawaslu juga melakukan pengukuran suhu tubuh. Namun hanya sampai tingkat kecamatan. Protokol ini dilakuan selama masa penyampaian visi misi dan program, saat kampanye tatap muka nanti," terang Abdullah, saat dihubungi satumalukuID, melalui sambungan telepon, Jumat (20/11/2020).

Abdullah menyebutkan, proses pengukuran suhu akan dilaksanakan di tempat berlangsungnya kampanye, dan suhu yang dapat ditoleransi paling tinggi yakni di angka 37,3.

"Apabila ada yang suhunya di atas 37,4 maka Bawaslu akan memberikan surat peringatan tertulis, saat itu juga. Surat telah kami cetak tinggi diisi secara manual. Ini mengantisipasi ada beberapa lokasi yang tidak memliki aliran listrik," tuturnya.

Dia menambahkan, apabila ada peserta pemilihan maupun kandidat yang suhunya di atas batas maksimal tersebut, maka pihaknya akan menghentikan kegiatan yang sementara berlangsung.

"Namun jika itu terjadi pada simpatisan, maka orang tersebut dilarang masuk ke tempat lokasi kegiatan. Lokasinya bisa di dalam ruangan maupun luar ruangan yang telah dibatasi jumlah orangnya sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Abdullah.

Dia menambahkan, dalam satu kegiatan jumlah orang akan dibatasi maksimal 50 orang dalam satu ruangan. Dan harus menjaga jarak antar satu dengan yang lain minimal satu meter.

"Jika semua peraturan tersebut tidak diaksanakan maka kami akan melakukan teguran secara tertulis, dan meminta yang bersangkutan untuk meinggalkan tempat tersebut," tegasnya.

Abdullah katakan, semua orang yang berada di lokasi kampanye tatap muka maupun di lokasi sekitar harus menggunakan masker, serta handsanitazer.

"Tugas kita adalah untuk proses kampanye harus taat protokol kesehatan. Di luar itu kami berharap pihak kepolisian dapat melakukan pengamanan dan penjagaan. Sebab kami juga tidak dapat melarang orang untuk datang, namun memang kami batasi dan tentunya harus melakukan standart protokol kesehatan tersebut," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!