Sekilas Info

Hamili Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur Warga Sirimau Ambon Dibui

satumalukuID/Istimewa Ilustrasi tahanan

satumalukuID- AT, harus mendekam di rumah tahanan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Pria bejat yang bermukim di Kawasan Kecamatan Sirimau, Kota Ambon itu dibui karena telah menyetubuhi G, putri kandungnya sendiri.

Mirisnya, perbuatan tak senonoh yang dilakukan AT telah menyebabkan darah dagingnya yang masih di bawag umur tersebut kini sedang hamil 5 bulan.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP. Mido. J. Manik membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus itu dilaporkan oleh M, ibu korban.

"AT kami tangkap pada Jumat (13/11/2020) pukul 23.00 WIT," ungkap Mido, Senin (17/11/2020).

Menurutnya, AT sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud Pasal 81 ayat (1), (2), dan (3) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

Peristiwa itu terjadi di rumah tersangka. Berawal sejak Februari 2020, sekitar pukul 00.30 WIT. Kasus asusila itu terakhir kali terjadi pada 13 Juni 2020, sekitar pukul 00.30 WIT.

"Tersangka datang mengajak korban untuk tinggal bersama di rumah tersangka kemudian langsung memaksa korban melakukan persetubuhan," kata Mido.

Kasus itu berawal sekitar bulan Desember 2019. Saat itu tersangka kembali ke Ambon dan tinggal di rumahnya. Kemudian pada Februari 2020, tersangka menghubungi korban untuk tinggal dengannya.

"Kemudian korban naik ikut ke rumah tersangka, saat itu tersangka tinggal dengan korban di rumah," ujarnya.

Tinggal bersama ayahnya tersebut, korban kemudian tidur duluan. Sekitar pukul 00.30 WIT, tersangka datang dan memeluk putrinya tersebut.

"Saat itu tersangka dalam pengaruh minuman keras, saat memeluk korban, korban mendorong tersangka," jelasnya.

Diduga tak mampu menahan sahwatnya, tersangka memaksakan kehendaknya. Dia menyetubuhi anak kandungnya tersebut.

"Kemudian yang terakhir kalinya terjadi pada 13 Juli 2020 sekitar pukul 00.30 WIT. Tersangka pulang dalam kondisi mabuk," sebutnya.

Kasus ini terungkap setelah korban menceritakannya kepada M, ibunya. Tidak terima, M membawa kasus ini ke ranah hukum. Dia mempolisikan ayah kandung korban.

"Tersangka sekitar lima kali telah melakukan persetubuhan terhadap korban. Korban saat ini sedang hamil dengan usia kandungan sekitar lima bulan," tandasnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!