Sekilas Info

BUDAYA MALUKU

Museum Siwalima Ambon Memikat Pengunjung dengan Berbagai Kreativitas Tradisional Maluku

Koleksi sejarah dan budaya di Museum Siwalima (wikipedia)

Rumah peradaban

Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara merupakan kegiatan ketiga yang digelar Museum Siwalima pada tahun ini, dalam upaya tetap eksis di era pandemi COVID-19.

Sebelumnya, pengelola menggelar pameran virtual "Dari Maluku untuk Indonesia" untuk menyemarakkan Pekan Kebudayaan Daerah Maluku, perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun tanggal 17 Agustus, dan HUT Provinsi Maluku ke-75 tanggal 19 Agustus.

Mengangkat konsep sejarah orang-orang Maluku di masa lalu yang ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, pameran virtual pertama museum Siwalima itu digelar di lantai dua gedung pameran Sasadu.

Proses pengambilan gambar dilaksanakan pada 19 Agustus 2020 dan tayang dengan durasi sekitar satu jam di kanal YouTube Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdkbud) Provinsi Maluku pada 27 Agustus 2020.

Jean Esther Siahaya mengatakan kegiatan itu digelar sesuai dengan arahan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid yang mengharapkan seluruh museum negeri (provinsi) membuat pameran temporer secara virtual tentang sejarah perjuangan di daerah masing-masing.

Pameran "Dari Maluku untuk Indonesia" dibuat dengan gaya yang lebih milenial agar bisa menarik minat penonton dari kalangan muda, khususnya pelajar. Pemandu pameran virtual pun diberi pembekalan khusus, yakni latihan memandu dan menginformasikan objek yang dipamerkan tanpa berhadapan langsung dengan pengunjung.

Selain pameran, pengelola juga mengadakan lomba vlog untuk mempromosikan museum Siwalima. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati museum walaupun dari rumah, serta ada literasi di dalamnya.

"Ini upaya menunjukkan keberadaan museum bukan menjadi gedung tua yang menyimpan barang-barang kuno, tetapi museum merupakan rumah peradaban," kata Jean.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: John Nikita S/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!