Sekilas Info

Delapan ABK Motor Arta Mina Tama 11 Diduga Keracunan Gas Freon Freezer di Perairan Aru

satumalukuID/Istimewa Personel Ditpolair Polda Maluku tampak mengevakuasi seorang ABK Arta Mina Tama 11, korban keracunan gas.

satumalukuID- Sebanyak 8 orang anak buah kapal motor Arta Mina Tama 11 di perairan Kepulauan Aru, diduga keracunan gas freon freezer yang bocor. Ke 8 ABK tersebut lemas. Satu diantaranya kritis, Jumat malam (13/11/2020).

Direktur Polairud Polda Maluku Kombes Pol Harun Rosyid, menjelaskan, para ABK diduga keracunan gas dari alat pendingin atau freon freezer yang bocor di ruang Palka nomor 2.

Peristiwa itu berawal saat Isai Arwadi Daleru, salah satu korban diperintah Nahkoda kapal. Dia disuruh membersihkan palka nomor 2. 

Menuju palka nomor 2, korban yang tidak menggunakan masker melakukan pembersihan sebagaimana permintaan nahkoda.

Tak lama berselang, Susanto yang juga menuju palka nomor 2 melihat Isai Arwadi Daleru sudah terbaring dan tidak sadarkan diri di lantai palka. Melihat hal itu, Susanto berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan Susanto, nahkoda memerintahkan ABK lainnya membantu evakuasi korban pertama keluar dari dalam palka. Para ABK yang melakukan evakuasi korban pertama berjumlah 7 orang,

"Setelah korban pertama dievakuasi keluar dari dalam palka, 6 orang ABK kemudian menjadi lemas dan 1 orang lagi (Fery Irawan) dalam kondisi kritis," ungkap Harun Rosyid, Sabtu (14/11/2020).

Menindaklanjuti masalah tersebut, Harun, mengatakan pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Instansi terkait. Diantaranya Satpolair Polres Kepuluan Aru, Syahbandar Dobo, BPBD Kepulauan Aru, Pelabuhan Pantai Dobo dan RSUD Kepulauan Aru. 

Pihaknya, lanjut Harun, juga memanggil personil KP. XVI – 1006 untuk bersama- sama melaksanakan kegiatan evakuasi. Juga mempersiapkan alpung (KP. XVI – 2004) beserta bekal awal kapal.

"Tepat pukul 19.50 WIT dengan menggunakan KP. XVI – 2004 tim sebanyak 7 orang bertolak ke posisi terakhir KM. Arta Mina Tama 11 pada koordinat 6.50’ S – 133.50’ T," jelasnya. 

Tiba di lokasi kejadian sekira pukul 22.00 WIT, tim langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

"Para korban dibawa ke RSUD dengan menggunakan Ambulance untuk mendapat pertolongan pertama," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!