Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Bappedalitbang Ambon Meninggal Terpapar Covid-19

satumalukuID/Husen Toisuta Tampak jajaran Pemerintah Kota Ambon melakukan penghormatan terakhir kepada jenazah Epsus Kalvein Leonard Khouw, di depan Balai Kota Ambon, Kamis (12/11/2020).

satumalukuID- Jajaran Pemerintahan Kota Ambon kembali berduka. Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Bappedalitbang Kota Ambon, Epsus Kalvein Leonard Khouw, meninggal dunia, Kamis (12/11/2020).

Leonard menghembuskan nafas terakhir di RSUD dr. M. Haulussy, Kota Ambon, pagi tadi. Hasil Test Cepat Molekuler (TCM) menunjukan almarhum juga terpapar Covid-19 selain komorbid atau penyakit bawaan.

Meninggalnya salah satu staf pejabat itu menambah duka jajaran Pemkot Ambon. Ini tampak dari proses penghormatan terakhir yang dilakukan seluruh SKPD, dipimpin langsung Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Penghormatan terakhir dilakukan saat mobil jenazah melintas tepat di depan Balai Kota Ambon, Jalan Sultan Hairun, Kecamatan Sirimau, tadi sore. Mobil ambulance tersebut dari RSUD Haulussy hendak menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Covid-19 di Kawasan Desa Hunuth, Kecamatan Baguala.

"Almarhum merupakan salah satu figur terbaik," ungkap Richard kepada wartawan.

Richard mengaku, Pemkot Ambon sangat merasa kehilangan atas meninggalnya salah satu stafnya tersebut.

"Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota, turut berbelasungkawa," katanya.

Wali Kota dua periode ini mengaku sebelum meninggal almarhum terlebih dulu menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19 di rumah selama dua pekan.

"Beliau juga tidak yakin kalau yang bersangkutan itu tertular corona. Seiring berjalannya waktu, almarhum mulai merasakan gejala korona, yakni mengalami sesak nafas. Nah pada saat dibawah ke RSUD Haulussy, kondisinya sudah parah kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di sana," jelasnya.

Dia menyebutkan, kondisi yang dialami almarhum harus dijadikan sebagai pelajaran untuk semua pihak. Sehingga bila merasakan gejala pandemi tersebut segeralah melakukan pemeriksaan di Puskesmas atau Rumah Sakit.

"Semua proses pemakaman sudah sesuai protokol kesehatan. Keluarganya seperti isteri dan anak-anak almarhum juga akan di Swab, guna mencari tahu apakah mereka tertular korona atau tidak," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!