Sekilas Info

Polisi Kembali Ringkus Mucikari Prostitusi Anak Via Michat di Ambon

satumalukuID/Husen Toisuta Tersangka SN (tengah) tampak sedang berpaling di Mapolresta Ambon, Rabu (11/11/2020).

satumalukuID- Aparat Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, kembali mengungkap kasus prostitusi anak melalui aplikasi online Michat. Kali ini, seorang mucikari yang diringkus berinisial SN. Wanita 24 tahun itu, sudah mendekam di penjara.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP. Mido. J. Manik, mengungkapkan, SN diamankan setelah ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Perlindungan Anak Pasal 2 Ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007, dan atau Pasal 88 Jo Pasal 76i UU RI No. 35 Tahun 2014.

Warga Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tersebut diamankan di rumah tahanan Polresta Ambon dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

"Tersangka mencarikan pelanggan melalui aplikasi Michat untuk berhubungan seks dengan korban agar tersangka mendapatkan keuntungan," kata Mido.

Korban diketahui terakhir kali melayani lelaki hidung belang di salah satu penginapan Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (16/10/2020) sekira pukul 21.30 WIT.

Dari hubungan seks yang dilakukan korban atau anak di bawah umur itu, menguntungkan tersangka. Sekali main, korban mematok harga Rp.400 ribu hingga Rp.1 juta.

"Kalau tersangka mendapatkan tarif jasa sebesar 100-200 ribu," tambah mantan Kasat Reskrim Polres Seram Bagian Barat ini.

Kasus asusila itu terungkap setelah nenek korban mengetahuinya. Dia langsung melapor ke polisi. Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi polisi akhirnya meringkus SN.

"Yang bersangkutn sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka dengan barang bukti berupa satu buah HP merek vivo milik tersangka," jelasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!