Sekilas Info

KASUS NARKOBA

Ibu Pendeta Pemasok Narkotika Jenis Sabu di Maluku Tengah Ditetapkan Tersangka

satumalukuID/Istimewa Ilustrasi tahanan

satumalukuID- Aparat Polres Maluku Tengah, akhirnya buka suara terkait pengungkapan kasus narkotika yang menjerat seorang ibu di Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Adalah HP alias Elsa yang ternyata berprofesi sebagai pendeta.

Ibu pendeta berusia 40 tahun itu digrebek tim Satresnarkoba Polres Maluku Tengah di kediamannya, Desa Kamariang, SBB, Rabu malam (4/11/2020) lalu. Di tangannya penyidik mengamankan sebuah timbangan elektronik merek Krischef, 30 plastik klip bening ukuran kecil, dan sebuah sedotan yang ujungnya telah dipotong lancip.

Elsa dicokok setelah tim pemberantasan narkoba di Maluku Tengah ini meringkus H alias Benja. Dia ditangkap bersama barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,70 gram.

Pria 36 tahun yang bekerja sebagai petani itu diamankan saat berada di Dusun Delima Negeri Sepa Kecamatan Amahai, Maluku Tengah. Warga Dusun Marpone, Kamariang tersebut dibekuk pada Selasa (3/10/2020) sekira pukul 14.00 WIT.

"Awalnya anggota Satresnarkoba mendapatkan informasi dari informan.  Pelaku sedang membawa narkotika di Dusun Delima," ungkap Kapolres Maluku Tengah, AKBP. Rositah Umasugi, kepada satumaluku.id, Rabu (11/11/2020).

Mendapat kabar itu, tim bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP, pelaku terlihat di depan rumah warga. Dia kemudian dipanggil seorang anggota penyelidik dengan kode melambaikan tangan.

"Pelaku kemudian datang untuk bertransaksi, setelah itu anggota menanyakan pelaku apakah membawa barang narkotika. Pelaku menjawab membawa," jelasnya.

Mengetahui pelaku sedang memabawa narkotika jenis amphetamin tersebut, tim mendekat dan langsung melakukan penggeledahan. Tim menemukan satu paket besar berisi sabu-sabu.

"Sabu-sabu dikemas dalam plastik bening dan dibungkus dengan kertas timah rokok berwarna kuning emas," katanya.

Setelah menemukan barang bukti, tim membawa pelaku ke Markas Polres Maluku Tengah di Masohi. Pelaku kembali diinterogasi, dan esok harinya Rabu (4/11/2020), pukul 13.30 WIT bersamanya menuju kediaman pelaku ke dua yaitu ibu pendeta Elsa.

"Sesuai keterangan pelaku BH, pelaku Elsa diduga sebagai pemasok/distributor beserta barang bukti," ujarnya.

Di tempat tinggal pendeta Elsa, tim kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah ke kasus narkotika tersebut.

"Tim menemukan sebuah timbangan Krischef, 30 plastik klip bening ukuran kecil, dan sebuah sedotan yang ujungnya telah dipotong lancip," sebutnya.

Setelah menemukan barang bukti, pendeta Elsa dan BH kemudian digelandang menuju Mapolres Maluju Tengah. Usut punya usut, dua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di rumah tahanan Polres Maluku Tengah.

"Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU Narkotik No 35 tahun 2009. Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!