Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Permintaan Darah Meningkat di Saat Pendemi Covid, Brimob Maluku Sumbang 150 Kantong

satumalukuID/Istimewa Dansat Brimob Maluku Kombes Pol. Muhammad Guntur tampak sedang melakukan donor darah di Mako Brimob Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (9/11/2020).

satumalukuID- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku kesulitan memenuhi permintaan kebutuhan darah dari masyarakat yang meningkat di massa Covid-19. Salah satu penyebabnya adalah kebijakan physical distancing.

Untuk membantu PMI, Brimob Polda Maluku melakukan aksi sosial kemanusiaan. Mereka menggelar aksi donor darah, yang berlangsung di Markas Komando Brimob Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (9/11/2020).

Hasil donor darah yang dilakukan sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke-75 pada Sabtu (14/11/2020) mendatang, menyumbang sebanyak 150 kantong darah kepada masyarakat melalui PMI.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad Guntur, mengaku, sejak virus korona mewabah, kebutuhan darah untuk pasien meningkat.  Sementara jumlah pendonor cenderung berkurang karena kebijakan physical distancing.

"Kebetulan stok darah saat ini di PMI minim, sementara di Rumah Sakit banyak pasien yang membutuhkan darah. Jiwa raga kami untuk kemanusiaan,” ungkap Guntur kepada satumaluku.id.

Perwira tiga melati di pundaknya ini mengaku, aksi kemanusiaan yang dilakukan hari ini merupakan wujud bakti Brimob untuk masyarakat.

Selain itu, aksi donor darah yang dilakukan bukan saja dari personel Brimob Polda Maluku, tapi juga melibatkan pengurus Bhayangkari Cabang Brimob Polda Maluku dan puluhan anggota TNI.

“Dari TNI juga ada yang menyumbang darah sebanyak 50 personil. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkannya,” harapnya.

Kegiatan donor darah, lanjut Guntur, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap pendonor yang akan menyumbangkan darah, wajib memakai masker, mencuci tangan dan pengecekan kesehatannya oleh tim Kesehatan Lapangan (Keslap) Brimob Maluku.

Pemeriksaan kesehatan, tambah Guntur, penting dilakukan untuk mendeteksi dini penyakit pendonor dan atau penularan pandemi Covid-19.

“Memberikan pelayanan yang maksimal, dan untuk mendeteksi lebih dini virus Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di sekitar kita,” ujarnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!