Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Marcello Taihitoe Ajak Musisi Ambon Terus Berkarya di Masa Pandemik Covid-19

satumalukuID/Istimewa Musisi berdarah Maluku Marcello Taihitoe (kanan), usai diwawancara satumalukuID, di Jakarta, pekan lalu.

satumalukuID - Musisi berdarah Ambon, Marcello Taihitoe, mengajak para musisi di Kota Ambon agar terus dapat berkarya meskipun sedang dalam masa pandemi covid-19. Sebab berkarya bagi musisi dia katakan sama seperti bernafas.

"Sekarang di masa pandemi seperti ini, kita memiliki banyak waktu untuk berkarya. Positifnya kita memiliki waktu lebih lama untuk membuat konsep, atau menulis lagu baru. Jangan jadikan pandemi untuk berhenti berkarya," tuturnya kepada satumalukuID, di Jakarta, pekan kemarin.

Menurut musisi yang akrab disapa Ello tersebut, saat ini zaman semakin maju, dan kemajuan teknologi semakin pesat. Hanya dengan menggunakan komputer, bahkan handphone di mana saja kita sudah dapat berkarya.

"Dari rumah, kita bisa upload musik, lagu atau apapun itu melalui handphone atau laptop ke semua digital platform yang saat ini semakin banyak. Sehingga bagi kita para musisi tidak ada kata untuk berhenti berkarya," tegasnya.

Sambil mengingatkan tentang protokol kesehatan Covid-19, tidak lupa Ello mengucapkan selamat kepada Kota Ambon yang telah mencapai satu tahun sebagai UNESCO City Of Music, pada 31 Oktober kemarin.

"Saya sangat bangga, sebab untuk pertama kalinya Ambon yang mewakili Indonesia, dan Ambon merupakan kampung halaman saya. Gelar ini harus dilestarikan, dan tentunya kita harus terus melakukan perkembangan, dan inovasi," ujarnya.

Menurut Ello, gelar Ambon City Of Music yang diberikan oleh UNESCO memerlukan tanggung jawab, dimulai dari infrastruktur yang harus lebih diperhatikan, kemudian sekolah musik yang lebih dimaksimalkan.

Gelar yang di dapatkan Kota Ambon, bagi dia, tentu tidak sembarangan diberikan. Oleh sebab itu dia mengajak semua orang di Ambon, untuk merasa bertanggung jawab dan bersama-sama mendukung kota ini.

"Ambon sudah ada gen dalam bermusik, namun harus lebih dimaksimalkan. Jangan merasa puas. Kita harus menjadi contoh. Gali lagi jati diri dan potensi, optimalkan terus sehingga tidak hanya di kancah nasional, namun harus bisa sampai internasional," pesannya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!