Sekilas Info

Polres Maluku Tengah Serahkan Tersangka Penganiayaan Ibu Kandung ke Jaksa

satumalukuID/Istimewa Penyerahan Patrik Hehanusa (22) tersangka kasus penganiayaan (baju kaos oblong warna merah) dari polisi ke jaksa, Rabu (4/11/2020).

satumalukuID- Patrik Hehanusa, anak durhaka yang menganiaya ibu kandungnya sendiri, akhirnya diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu (4/11/2020).

Pemuda 22 tahun ini diserahkan tim penyidik Unit Reskrim Polsek Teluk Elpaputih dan Satreskrim Polres Malteng, setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengatakan, tersangka yang menganiaya FH (50), ibu kandungnya sendiri ini diserahkan bersama berkas perkara dan barang bukti.

"Alhamdulillah, pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIT, penyidik kami dari Unit Reskrim Polsek Teluk Elpaputih melakukan tahap II (penyerahan dan pelimpahan berkas perkara serta tersangka dan barang bukti) kepada Kejari Malteng," kata Rositah.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, Rositah mengaku tersangka melanggar pasal 2 Ayat (1)  Undang-undang RI Nomor 12 tahun 1951 subsider Pasal 351 ayat (1) dan ayat (2) KUHPidana.

"Untuk selanjutnya menjadi kewenangan Jaksa untuk menyidangkan tersangka, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum," terangnya.

Setelah tahap II dilakukan, kasus yang sempat menyita perhatian publik Maluku atas perbuatan bejat tersangka kepada ibunya sendiri itu dinyatakan selesai ditangani pihak Kepolisian.

"Selanjutnya tersangka akan berproses dengan jaksa hingga disidangkan di pengadilan nanti," tandasnya.

Untuk diketahui, kasus penganiayaan yang dilakukan anak durhaka itu terjadi saat ibu kandungnya baru pulang ibadah di gereja, Minggu (13/9/2020) sekira pukul 11.00 WIT.

Berawal saat tersangka yang tak diberikan uang untuk berangkat ke Ambon, membuatnya naik pitam dan menghajar ibunya berulang kali hingga babak belur.

Tak puas menggunakan bogem mentah, tersangka kembali mengambil parang dan mengejar ibunya yang sudah berlari keluar rumah menyelamatkan diri.

Di depan rumah yang berada di Desa Waraka, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Malteng, ibunya dibacok dua kali hingga nyaris tewas. Beruntung, warga setempat bergegas menolong dan melarikannya ke rumah sakit. Sementara tersangka sempat dihakimi massa dan juga masuk rumah sakit.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!