Sekilas Info

PILKADA 2020

Terkait Protokol Covid-19, Bawaslu Maluku Minta Kabupaten Siapkan Surat Peringatan Dini

satumalukuID/Tiara Salampessy Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku, Abdullah Ely.

satumalukuID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku menyarankan kepada empat (4) Bawaslu Kabupaten di daerah ini, yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2020, agar mempersiapkan surat peringatan dini secara berkala, terkait pengawasan selama masa pandemik Covid-19.

“Surat Peringatan ini disipkan untuk seminggu atau dua minggu sekali, ke pasangan calon atau tim yang terhubung atau tim sukses. Maksudnya untuk memperhatikan hal-hal penting terkait dengan standar protokol Covid-19, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak,” ujar Ketua Bawaslu Maluku Abdullah Ely, kepada satumalukuID, melalui sambungan telepon, Sabtu (31/10/2020).

Dia menyebutkan, pada tahapan ini, akan dilakukan pula pengukuran suhu badan dengan angka maksimal 37,3. Apabila ada paslon yang angka suhu badannya melebihi itu, maka dengan tegas kegiatan kampanye akan diberhentikan, dengan memberikan surat peringatan tertulis.

“Jadi tahapannya adalah pemberian surat peringatan dini, surat peringatan tertulis, dan yang terakhir adalah surat penghentian/pembubaran kegiatan kampanye, yang akan dibantu oleh pihak kepolisian,” terangnya.

Mengenai jumlah peserta kampanye, Abdullah katakan, dibatasi maksimal 50% dari jumlah kapasitas ruangan. Sejauh ini, lanjut dia, belum ada laporan secara resmi dugaan pelanggaran kampanye sesuai standar protokol Covid-19 yang ditetapkan bwaslu.

“Sesuai surat edaran Bawaslu RI, maka diperintahkan untuk pembentukan Tim Pokja Covid-19, yang di dalamnya terdiri dari Bawaslu, Kepolisian, Kejaksaan, dan dinas kesehatan. Pokja ini akan siap menilai dan menindak apabila selama satu jam sejak dikrimnya surat peringatan dini para peserta kampanye tidak mengidahkan hal-hal tersebut,” tandas Abdullah.

Baca Juga

error: Content is protected !!