Sekilas Info

BAND ROCK AMBON

Besok Band Satu Garis Asal Ambon Resmi Luncurkan Album Pardana Rock

satumalukuID/Dok. Satu Garis Band

satumalukuID - Launching secara resmi album perdana saat Pandemi Covid-19 menjadi tantangan baru bagi grup band Satu Garis di Ambon. Sebab jika biasanya awak sebuah band akan berinteraksi langsung dengan penonton, saat ini tidak bisa dilakukan. Merka harus melakukan launching secara daring tanpa interkasi tatap muka langsung dengan penonton.

"Tantangannya karena sesuai peraturan kita tidak boleh melakukan launching album secara langsung. Sekarang kita berhadapan dengan kamera-kamera, dan itu menjadi hal baru bagi kami," tutur vokalis Satu Garis, Dariola Pratama, kepada satumalukuID, melalui sambungan telepon, Kamis malam (22/10/2020).

Lelaki yang akrab disapa Dio ini katakan, selain mereka melakukan latihan, sangat penting juga persiapan mental dan fisik.

"Sejauh ini persiapan untuk launching pada 23 Oktober 2020 besok telah matang. Tampil secara daring merupakan hal baru bagi kami, dan tentunya harus kami taklukan," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Edwin Titahalawa, gitaris Satu Garis, menuturkan sejak dirilisinya album perdana Twenty Seven, pada pekan kemarin, pihaknya mendapatkan banyak repson positif dari para pendengar.

"Dengan support dan tanggapan positif yang kami terima, membuat semakin semangat dalam berkarya, dan kita berharap selalu mendapatkan support dari teman-teman," harapnya.

Dia katakan, jika ada beberapa orang yang mungkin tidak terlalu mendukung atau tidak suka dengan karya mereka, itu tetap akan menjadi dorongan dan penyemangat. Sebab mereka memaklumi tidak semua orang sependapat dengan hasil karya mereka.

"Sejauh ini kami mendapatkan tanggapan yang sangat baik, bahkan ada banyak video dari teman-teman, yang berisikan ucapan selamat dan dukungan. Ini tentunya membuat kami sangat bahagia dan senang. Sebab dengan begitu kami merasa banyak orang yang senang dengan karya kami," ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini memang aliran musik rock seperti yang mereka usung, sedikit dilupakan dan tidak digemari, bukan hanya di Ambon, namun di Indonesia.

"Namun kami bersyukur ada banyak yang memberikan respon baik kepada album kami. Harapannya aliran musik rock akan kembali digemari dan kembali hidup di Ambon dan Indonesia," ujarnya.

Sementara drummer Satu Garis, Joseph Lieando, mewakili rekan-rekannya memberikan ucapan terima kasih atas dukungan dan respon dari semua pendengar.

"Kami akan terus berlatih dan berkarya, sehingga bisa terus melahirkan karya-karya baru. Untuk teman-teman jangan lupa besok 23 Oktober 2020, kami akan launching secara resmi album perdana kami, dan semoga banyak orang yang menonton dan menikmati lagu-lagu kami," harapnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!