Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Ini Sistem Belajar Sehat Ala Brimob Maluku untuk Siswa SD di Ambon

satumalukuID/Istimewa Personel Brimob Polda Maluku tampak sedang mengajar para siswa SD di Ambon, mengenai cara hidup sehat di masa pandemi Covid-19.

satumalukuID- Berbagai cara dilakukan aparat Satuan Brimob Polda Maluku untuk membantu Pemerintah, mengatasi masalah pandemi Covid-19, khususnya di bidang pendidikan anak.

Hadir dengan program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN), tim elitnya Polri ini menyediakan ruangan khusus belajar anak di Markas Kompi 4 Batalyon A Pelopor di Kota Ambon.

Ruangan khusus ini menyediakan wifi gratis, dan seperangkat meja belajar siswa. Ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang kesusahan membeli pulsa data internet.

Bahkan, personel Brimob disiapkan sebagai guru pendamping untuk membantu anak-anak dalam proses belajar Dalam Jaringan (daring) internet tersebut.

"Program BRAIN diharapkan dapat menjadi sistem belajar mengajar yang jauh lebih menyenangkan dan terutama mementingkan kesehatan anak–anak," kata Ipda Amran C. Hukom, Wakil Komandan kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku, Selasa (20/10/2020).

Sebelum proses belajar daring dimulai, anak-anak diwajibkan memakai masker, dan dianjurkan untuk terlebih dahulu mencuci tangan pakai sabun yang sudah disediakan. Mereka juga diingatkan untuk senantiasa duduk sambil menjaga jarak.

"Tadi dipimpin oleh Brigpol Herson mengajarkan siswa SD materi-materi yang tercantum dalam kurikulum pelajaran. Mereka mudah menghafal dengan baik karena bersekolah secara menyenangkan," terangnya.

Amran berharam program BRAIN yang merupakan bagian dari Bakti Brimob untuk Masyarakat ini bisa berjalan dengan baik. Sistem belajar ini juga diharapkan mampu mengembalikan tingkat kebosanan anak. Sehingga mereka senantiasa bersemangat belajar meski di tengah pandemi.

"Tidak semua peserta didik mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang mengandalkan Mlmedia online, terlebih pada jenjang Sekolah Dasar," katanya.

Dia mengaku, sistem pembelajaran secara online ini menuntut siswa harus dapat belajar secara mandiri. Mereka juga butuh fasilitas dan sumberdaya yang memadai. Beberapa kalangan saja mungkin mampu untuk mengikuti program tersebut.

"Maka dari itu saya harapkan seluruh anggota Kompi 4 Batalyon A Pelopor mendukung penuh program BRAIN ini agar siswa bisa merasakan belajar mengajar bertatap muka langsung dengan para guru dan ilmu tersebut langsung bisa terserap dengan maksimal," harapnya.

Amran mengaku, Program BRAIN yang telah berlangsung selama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak Covid–19.

“Ini merupakan bentuk Bhakti Brimob Polda Maluku dalam hal ini di wilayah Ambon dan sekitarnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid–19," tandasnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!