Sekilas Info

KASUS KEBAKARAN

Rumah Kopi Mekar di Ambon Terbakar, Warga Selamatkan Diri Lewat Balkon Lantai Dua

satumalukuID/Istimewa Warga penghuni kos-kosan di lantai dua Rumah Kopi Mekar, Ambon, tampak menyelamatkan diri, turun dari atas balkon lantai dua saat kebakaran terjadi pada bangunan tersebut.

satumalukuID- Rumah Kopi Mekar di bilangan Sam Ratulangi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terbakar, Senin (19/10/2020). Salah satu warga terluka setelah memecahkan kaca untuk menyelamatkan seorang anak.

Kebakaran terjadi tepat di lantai 2 rumah kopi yang juga dijadikan sebagai tempat kos-kosan. Sejumlah warga terperangkap. Mereka terpaksa keluar menyelamatkan diri melalui balkon, dibantu petugas pemadam kebakaran.

Kuat dugaan, kebakaran yang terjadi pagi pukul 07.50 WIT itu, akibat kompor yang dinyalakan salah satu penghuni kos di kamar nomor 1, Ibu Neina. Nyala kompor membakar dinding yang terbuat dari tripleks.

"Menurut keterangan penjaga kos-kosan, Bakri Buton, awalnya dia mendengar suara teriakan Ibu Neina," kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia kepada satumaluku.id.

Mendengar teriakan Neina, pemuda 22 tahun berstatus mahasiswa ini langsung menuju sumber bunyi suara. Dia kemudian melihat Neina berlari keluar sambil menggendong anaknya.

"Saat saksi masuk ke dalam kamar ibu Neina saksi melihat api sudah membakar dinding kamar kos-kosan yang terbuat dari tripleks," katanya.

Melihat api, Bakri menuju kamar mandi (WC) mengambil air menggunakan ember. Dia mencoba memadamkan api. Sayang, usahanya sia-sia. Melihat api semakin membesar, saksi keluar menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saksi lainnya, La Ode Ajid, yang juga merupakan korban luka dalam kejadian tersebut mengaku, saat itu dirinya sementara istirahat di kamarnya, usai membawa mobil angkot. Dia lalu mendengar teriakan kebakaran.

Mendengar suara tersebut, saksi langsung meyelamatkan 2 orang anak tetangganya yang masih bayi. Kala itu, kedua orang tua bayi tersebut tidak berada di tempat.

Saat itu, saksi berusaha menyelamatkan diri, namun asap tebal mengepul dalam ruangan. Dia kemudian memecahkan kaca jendela dan pecahan kaca memantul melukai pergelangan tangannya.

"Tangan korban mengalami luka robek pada pergelangan tangan kanannya, dan kami sudah membawanya ke Rumah Sakit Al-Fatah untuk mendapat perawatan medis," tambah mantan Wakapolsek Nusaniwe ini.

Beruntung api tidak cepat merembet membakar bangunan di sisi kanan dan kiri lokasi pertokoan tersebut. Api berhasil dipadamkan setelah seluruh mobil petugas pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Ambon tiba di lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 08.35 WIT, 7 unit mobil pemadam kebakaran Kota Ambon dan petugas PLN tiba di TKP memadamkan kebakaran tersebut, dan petugas PLN memutus aliran listrik di sekitar TKP," katanya.

"Saat ini Ibu Neina penghuni kamar kos tidak berada di tempat untuk dimintai keterangan. Lokasi kejadian terdapat 34 kamar kos, sedangkan yang ditempati 10 kamar kos,. saat ini total kerugian belum diketahui. Kasus itu masih diselidiki," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!