Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Jemaat GPM Pulau Ambon Timur Terus Edukasi Soal Covid-19

satumalukuID/Istimewa Kegiatan edukasi penerapan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan di Klasis Pulau Ambon Timur.

satumalukuID - Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, Pdt. Cak Sapulette menyebutkan, edukasi terkait Covid-19 perlu dilakukan oleh gereja, karena selama ini pemerintah giat memberikan sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat, namun belum semua orang mematuhi dan mau mengikuti anjuran pemerintah.

“Majelis Pekerja Klasis (MPK) Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau Ambon Timur akan terus melakukan Edukasi bagi jemaat, karena mengedukasi masyarakat juga merupakan panggilan gereja, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19,” ujar Cak, di Ambon, Sabtu (18/10/2020)..

Sebab pencegahan dan penanggulangan Covid-19, menurut Cak, merupakan tanggung jawab bersama semua pihak dan elemen masyarakat, termasuk pihak gereja.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Media Center Klasis Pulau Ambon Timur, Joy Adriaansz berharap, edukasi yang dilakukan mampu membawa dampak yang positif, dengan semua jemaat yang sadar dan mau menerapkan protokol kesehatan melalui 4M, sehingga bisa membantu pemerintah memutus rantai penularan Covid-19. 

Dia katakan, edukasi penerapan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, diberikan kepada 30 jemaat yang ada di Klasis Pulau Ambon Timur.

“Selanjutnya edukasi juga akan dilakukan melalui audio maupun visual, yang rencananya akan ditayangkan sebelum memulai Ibadah Minggu dan setiap Ibadah-Ibadah organisasi Gereja lainnya,” terangnya.

Menginggung soal bahan edukasi, Joy yang juga adalah Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon ini mengaku, materinya dibikin atas kerjasama Tim Media Center dengan Tim Kesehatan Klasis Pulau Ambon Timur.

"Untuk materi dalam edukasi tersebut akan ditutup dengan pesan Gembala yang akan diberikan langsung oleh Ketua Klasis Pulau Ambon Timur dan didampingi seluruh Pimpinan Jemaat yang ada di Wilayah tersebut," tutupnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!