Sekilas Info

Menyamar Jadi Pedagang Minyak Kayu Putih, Polresta Ambon Bongkar Penyelundupan Narkoba di KM Dorolonda

satumalukuID/Chen Toisuta Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP. Jufry Jawa (kiri).

satumalukuID- Tim penyidik Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, berhasil membongkar penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 ons di atas KM. Doloronda yang bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Selasa (29/9/2020).

Narkotika golongan I bukan tanaman ini dibawa oleh dua orang warga Kota Surabaya, Jawa Timur. Mereka adalah KAW dan MAA. Barang haram itu disimpan di celana dalam milik kedua pria pengangguran tersebut.

Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP. Jufry Jawa, yang dikonfirmasi satumaluku.id melalui telepon genggamnya membenarkan penangkapan dua pelaku tersebut.

Jufry mengatakan, pengungkapan penyelundupan zat adiktif itu setelah pihaknya mendapat informasi dari informan. Kabar itu diketahui pada Jumat (25/9/2020).

"Kami mendapatkan informasi dari cepu (informan) bahwa ada orang yang akan membawa barang sabu  ke Ambon sekitar tanggal 29 masuk Ambon dengan KM Dorolonda," kata Jufry.

Mendapat info itu, Jufry kemudian memerintahkan Bripka La Ode Herman Buton, Kasubnit 1 Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon untuk berangkat ke Namlea, Kabupaten Buru. Jufri berangkat pada Minggu (27/9/2020).

"Jufry berangkat menuju Namlea untuk menunggu kedatangan kapal tersebut," katanya.

Di Namlea, Jufry kemudian naik KM. Dorolonda yang datang dari Surabaya pada Senin (28/9/2020). Pukul 21.30 WIT, Bripka Ode naik kapal dengan tujuan Namlea-Ambon.

"Di atas kapal, Bripka Ode menyamar sebagi pedagang asongan minyak kayu putih," jelasnya.

Usut punya usut, dia kemudian menemukan target yang membawa barang dengan nama latin Amphetamin itu. Dua pelaku tersebut terpantau berada di Dek 4, samping ruang informasi KM. Dorolonda.

"Bripka Ode menghubungi saya dan tadi pukul 04.20 WIT kami berhasil melakukan penangkapan terhadap target tersebut. BB (barang bukti) sekitar satu Ons yang diduga Narkotika Jenis Sabu. Mereka sembunyikan didalam celana dalam mereka masing-masing," katanya.

Jufry mengaku, kedua tersangka dan barang bukti yang ditemukan kemudian digelandang menuju Markas Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Sementara kami masih melakukan pemeriksaan untuk dapat menggungkap gembong Bandar Narkoba yg selama ini memanfaatkan situasi Covid-19 untuk melancarkan aksinya," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!