Sekilas Info

LAWAN COVID

Penumpang KM Sabuk Nusantara 71 dari Ambon Tujuan Maluku Barat Daya Dibatasi Hanya 100 Orang

satumalukuID – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya membatasi jumlah pelaku perjalanan yang akan datang ke daerahnya selama masa pandemi Covid-19. Salah satu caranya, adalah dengan membatasi jumlah penumpang KM Sabuk Nusantara 71 yang melayani perjalanan dari Kota Ambon ke ke wilayah kabupaten tersebut.

“Pemerintah MBD sudah mematok tidak boleh lebih dari 100 orang penumpang yang sudah ditentukan yang boleh turun di MBD,” ungkap Kepala PT Pelni Cabang Ambon, Samto di Ambon, Rabu (23/9/2020).

Karena adanya ketentuan tersebut, pihak Pelni Ambon yang melakukan penjualan tiket pada Rabu, melakukan pengecekan ulang nama-nama calon penumpang yang hendak berlayar ke Maluku Barat Daya.

KM Sabuk Nusantara 71 yang berangkat dari Pelabuhan Ambon pukul 17.00 WIT rencananya akan singgah di Pelabuhan Babar, Kulor, Romang, dan Moa.

Lebih jauh Samto menjelaskan, selama pandemic Cobvid-19, jumlah penumpang kapal laut milik BUMN PT Pelni di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Maluku, menurun tajam.

"Rendah sekali jumlah penumpang, apalagi ke arah timur dari Ambon menuju Sorong-Serui-Jayapura yang dilayani KM.Dobonsolo dan sudah berangkat kemarin itu hanya 400 orang lebih jumlah penumpang yang ikut," ujarnya.

Begitu juga ke arah barat pelayaran menuju Jakarta melalui Pelabuhan Bau-Bau, Makassar, hanya mengangkut penumpang sekitar 100 hingga 150 orang saja. Kecuali yang turun di Ambon kalau kapal dari arah barat bisa mencapai 400 hingga 500 orang penumpang.

KM.Tidar yang berangkat dari Pelabuhan Ambon menuju Namlea-Bau-bau dan kemudian ke Makassar, dan tiket yang terjual sampai Rabu siang baru mencapai 100 orang lebih.

"Begitulah arus penumpang kapal Pelni selama pandemi COVID-19 menurun sekali, kecuali hari ni yang turun dari KM.Tidar di pelabuhan Ambon mencapai 500 orang dan kebanyakan dari Tual," timpalnya.

Dia menambahkan, semua calon penumpang yang berangkat dengan kapal milik Pelni dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon harus mengikuti protokol kesehatan, kalau tidak akan ditolak.

Baca Juga

error: Content is protected !!