Sekilas Info

Miris! Gaji Guru Kontrak di Kepulauan Aru Hanya 1 Juta 15 Ribu Rupiah, Legislator: Sangat Tidak Manusiawi

satumalukuID - Gaji guru kontrak di Kabupaten Kepulauan Aru hanya Rp1.015.000 per bulan. Jumlah tersebut berada di bawah upah minimum yang ditetapkan pemerintah daerah.

Temuan minimnya gaji guru kontrak di Kabupaten Kepulauan Aru ini diungkap Anggota DPRD Maluku (legislator) Benhur Watubun.

"Gaji seorang guru kontrak maupun guru honor di sana hanya Rp1.015.000 sehingga dari sisi kemanusiaan jika dihitung sangat tidak manusiawi," katanya, di Ambon, Rabu (23/9/2020).

Kondisi ini diketahui Benhur ketika melakukan kunjungan reses anggota DPRD Maluku ke daerah pemilihannya di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, serta Kabupaten Kepulauan Aru.

Seperti diketahui, Upah Minimum Provinsi Maluku tahun 2020 ditetapkan senile Rp2,6 juta per bulan. Sedangkan UMK untuk kabupaten dan kota di Maluku juga di atas Rp2 juta.

Menurut Benhur, terbayang sudah bila tenaga guru kontrak maupun honor ini hanya menempati tempat kos atau mengontrak rumah, lalu ditambah lagi biaya makan dan minum serta kebutuhan setiap hari tentu tidak mencukupi.

Namun demikian, itu merupakan resiko dari sebuah pekerjaan dan dia juga tidak bisa menyalahkan siapa pun. Namun, sebagai wakil rakyat maka dirinya akan berjuang dengan membawakan masalah ini ke tingkat fraksi.

"Para guru kontrak ini harus diberikan tunjangan dan honor yang lebih. Minimal sekitar Rp2,5 juta, dan bagi saya ini angka yang layak bagi para guru kontrak atau pun honor," tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Karena kemajuan sebuah daerah bukan saja dilihat dari pembangunan infrastrukturnya, tetapi mutu serta kualitas pendidikan itu juga ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang harus diperhatikan masalah kesejahteraannya.

"Di negara ini ada tiga hal penting, yakni badan sehat, otak cerdas, dan perut kenyang. Bagaimana orang cerdas, apalagi guru yang kondisinya pas-pasan dalam mengajar," tandas Benhur.

Baca Juga

error: Content is protected !!