Sekilas Info

Dituntut Delapan Tahun Penjara, Pemuda Hitu Terdakwa Narkotika Divonis Empat Tahun

satumalukuID/Chen Toisuta Sejumlah warga di depan ruang sidang Pengadilan Negeri Ambon.

satumalukuID- Abdul Salam Pelu, terdakwa kasus narkotika jenis sabu-sabu, akhirnya dinyatakan bersalah. Pemuda Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah itu, divonis 4 tahun penjara.

Tak hanya kurungan badan, lelaki 26 tahun itu juga dijatuhi hukuman tambahan yaitu denda sebesar Rp.1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

Vonis putusan tersebut dibaca Majelis Hakim yang dipimpin Christina Tetelepta di Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Kamis (24/9/2020).

Majelis hakim menyatakan ter­dakwa terbukti bersalah melaku­kan tindak pidana penyalah­gunaan narkotika. Dia melanggar pasal 114 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Vonis majelis hakim tersebut lebih ringan, jika dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada terdakwa sebelumnya, yaitu selama 8 tahun dan 4 bulan penjara.

Abdul Salam Pelu, ditangkap bersama dua paket narkotika golongan I bukan tanaman atau sabu-sabu seberat 0,19 gram. Barang bukti di bungkus dengan plastik klem bening yang dimasukan dalam dos rokok.

Perbuatan terlarang yang dilakukan terdakwa terungkap pada 21 Februari 2020, sekitar pukul 13.00 WIT.

Saat itu anggota polisi Alfin Gunawan berpura-pura menelpon terdakwa untuk memesan sabu-sabu sebanyak dua paket. Saat itu terdakwa mengatakan akan menyerahkan sabu-sabu di depan SMP 3 Leihitu. Tanpa sadar, petugas beranggotakan empat orang sudah menunggu terdakwa.

Melihat terdakwa di depan sekolah, petugas langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap petugas menemukan barang bukti  dua paket sabu-sabu sedang di kuasai terdakwa.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!