Sekilas Info

PILKADA 2020

Sah, Pilkada Kabupaten Kepulauan Aru Head to Head

satumalukuID/Freepik.com Hand drawing illustration of election concept

satumalukuID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru, akhirnya menetapkan dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati setempat yang akan bertarung dalam Pilkada serentak tahun 2020.

Head to head terjadi melalui melalui Rapat Pleno yang diputuskan pukul 09.00 WIT hari ini Rabu (23/9/2020). Mereka adalah Johan Gonga-Muin Sogalrey dan Timotius Kaidel-Lagani Karnaka.

"Jam 9 pagi (tadi) selesai menetapkan dua bakal pasangan calon (Bapaslon) menjadi pasangan calon (Paslon). Adalah Johan Gonga-Muin Sogalrey dan Timotius Kaidel-Lagani Karnaka. Iya head to head," kata Ketua KPU Kepulauan Aru, Mustafa Darakay, dihubungi satumaluku.id dari Ambon, sore tadi.

Dua Paslon yang diusung sejumlah partai politik ini ditetapkan setelah memenuhi persyaratan atau kriteria untuk bertarung dalam pesta rakyat lima tahunan tersebut.

"Setelah ini akan dilanjutkan dengan tahapan kampanye dari 26 September sampai 5 Desember 2020," sebutnya.

Mustafa mengaku, selama tahapan pilkada dan saat ini memasuki massa kampanye, pihaknya kerap mengingatkan setiap paslon atau tim sukses dan sejumlah pihak terkait, untuk senantiasa menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Peraturan KPU nomor 10 tahun 2020.

"Terutama menghadapi pelaksanaan kampanye, paslon wajib dan taat dalam melaksanakan protokol kesehatan sesuai PKPU nomor 10 tahun 2020," katanya.

Penerapan PKPU nomor 10 tahun 2020 tersebut, kata dia, sudah disosialiasikan melalui rapat koordinasi dengan paslon maupun partai-partai politik, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.

"Kita sudah rakor dengan teman-teman Bawaslu, partai-partai politik. Kita tekankan seluruh kegiatan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat," jelasnya.

Dia menegaskan akan ada sanksi yang dikeluarkan jika terdapat pelanggaran disiplin protokol kesehatan sesuai PKPU nomor 10 tahun 2020 tersebut.

"Kalau terdapat pelanggaran, maka teman-teman Bawaslu dan tim gugus tugas akan menghentikan kampanye, kemudian diberikan peringatan. Peringatan yang paling tegas itu adalah pengurangan waktu kampanye," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!