Sekilas Info

Lima Pemakai Ganja dan Sabu-sabu Ditangkap Polisi pada Sejumlah Lokasi di Kota Ambon

satumalukuID/Chen Toisuta Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon AKP. Jufry (kiri) dan lima tersangka narkoba (baju tahanan orange).

satumalukuID- Lima orang pemakai narkotika jenis ganja dan sabu-sabu, dicokok aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kelima pemakai barang haram itu ditangkap dalam Bulan September 2020 dengan waktu dan kawasan berbeda di Kota Ambon. Mereka adalah MK, BAT, dan AS memiliki ganja. Sementara ARS dan RS mengantongi sabu-sabu.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang, melalui Kasat Narkoba, AKP. Jufry, mengaku, lima pemakai narkotika ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga diantaranya pemakai ganja dan dua lainnya sabu-sabu.

"Selama bulan September ada lima LP (laporan polisi soal narkotika) dengan lima tersangka. Tiga kasus ganja dan dua kepemilikan sabu," kata Jufry kepada wartawan di Mapolresta Ambon, Rabu (23/9/2020).

Jufry mengatakan, MK diamankan di kawasan Batu Capeo, Kecamatan Nusaniwe. Dari tangannya polisi menyita 28 paket ganja.

Untuk BAT, diringkus di kawasan tempat putar angkot Taman Makmur, Kecamatan Nusaniwe. Di tangannya polisi amankan 22 paket ganja.

Sementara untuk RS dibekuk di depan gereja Syalom Batu Gajah Kecamatan Sirimau. Tersangka kedapatan membawa 1 paket ganja.

Di waktu berbeda dan tempat terpisah, polisi kembali menangkap AS di kawasan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe. Dari tangannya, polisi amankan dua paket sabu-sabu. Barang bukti serupa berjumlah satu paket juga disita dari tangan ARS yang dibekuk di kawasan Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

"Kalau total ganja yang disita sebanyak 51 paket seberat 21,8 gram. Sedangkan untuk dua tersangka kepemilikan sabu totalnya tiga paket seberat 0,66 gram," jelasnya.

Lima tersangka tersebut, lanjut Jufry sudah diamankan di rumah tahanan Polresta Ambon.

"Mereka kami kenakan pasal 111 ayat 1 dan atau pasal 114 ayat 1 dengan ancaman di atas empat tahun," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!