Sekilas Info

Kadis Perikanan Kota Ambon sebut Nelayan Korban Kecelakaan Laut Dapat Asuransi

satumalukuID/Chen Toisuta Kadis Perikanan dan Kelautan Steven Patty (tengah), serta Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Ashar (kedua dari kiri).

satumalukuID- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, Steven Patty, mengaku, setiap orang nelayan yang mengalami kecelakaan laut saat melaksanakan rutinitasnya, akan mendapatkan asuransi.

Menurutnya, para nelayan, korban kecelakaan laut yang akan mendapatkan asuransi adalah mereka telah memiliki kartu nelayan.

"Kita di Kota Ambon ini ada 3.400 lebih nelayan. Itu nelayan yang sudah terdata dalam satu data KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan)," kata Steven kepada wartawan usai pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kantor Kecamatan Nusaniwe, Amahusu, Kota Ambon, Senin (21/9/2020).

Steven mengaku, terdapat beberapa nelayan yang juga sudah diinput ke dalam satu data KKP. Persoalan yang dihadapi DKP adalah mengenai jaringan IT.

"Permasalahan kita di sini menyangkut jaringan IT yang terkadang semua upload dari seluruh Indonesia, jaringan kita akhirnya dalam daftar antrian," terangnya.

Menurutnya, jaringan IT menyebabkan pekerjaan pihaknya terlambat. Harus menunggu waktu lagi agar dapat masuk di web KKP.

"Antisipasi kita adalah, yang penting sudah daftar, kita memberikan rekomendasi bahwa dia ini sudah masuk kategori nelayan," terangnya.

Menurutnya, 3.400 nelayan Kota Ambon yang sudah resmi memiliki kartu nelayan akan mendapatkan asuransi jika terjadi kecelakaan laut. Biaya asuransi tergantung derita yang dialami.

"Itu tergantung dengan kecelakaan yang mereka alami. Misalnya cacat berbeda dengan yang tidak cacat. Di kartu nelayan itu juga dia berfungsi sebagai ATM, sehingga asuransinya langsung masuk ke ATM itu," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!