Sekilas Info

Subduksi Lempeng Banda Picu Gempa 5,6 SR Dirasakan di Saumlaki

satumalukuID- Gempabumi tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) kembali terjadi di laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (17/9/2020) pukul 17.32 WIB atau pukul 19.32 WIT.

Gempa yang tidak berpotensi tsunami ini dirasakan di daerah Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekuat II MMI atau getarannya dirasakan beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya menyebutkan, hasil analisis menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  Mw=5,7.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,96 LS dan 129,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 232 km arah Barat Laut Kota Saumlaki, Maluku, pada kedalaman 197 km.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi itu merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi di Lempeng Laut Banda.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault)," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunam. Hingga pukul 17.44 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," katanya.

BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!