Sekilas Info

LAWAN COVID-19

Rekam Jejak Kontak Tiga Warga Kepulauan Aru yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Mulai Ditelusuri

satumalukuID - Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru mulai melacak dan menelusuri kontak erat dari tiga orang warga di daerah tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Ketiga warga diminta jujur dan transparan menyampaikan data dengan siapa saja mereka telah melakukan kontak, sehingga dapat ditelusuri serta menjalani pemeriksaan rutin guna memastikan terpapar Covid-19 atau tidak

Ketiga warga Dobo yang positif Covid-19 yakni VP (38) berjenis kelamin laki-laki, NPA (37) perempuan dan BS (57) laki-laki. Ketiganya merupakan pelaku perjalanan. Mereka baru tiba di Dobo dengan KM Ngapulu pada 23 Agustus 2020.

Dua diantaranya yakni NPA (37) dan BS (57) melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan dipantau kondisi kesehatan selama 14 hari, kemudian dilakukan tes cepat pada 5 September 2020 dan hasilnya reaktif, sehingga kemudian dilakukan tes usap (swap) pada 7 September.

Sedangkan VP (38) menjalani isolasi di RSUD Cenderawasih Dobo pada 1 September dengan keluhan gangguan pencemaan dan demam.

"Kami sudah mulai melakukan pelacakan dan penelusuran guna menemukan kontak erat dari ketiga pasien Covid-19, dimulai dari keluarga mereka," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Nita O.E Uniplaita yang dihubungi dari Ambon, Rabu (16/9/2020).

Tim medis juga sudah melakukan tes cepat kepada YP dan hasilnya reaktif dan dirawat di ruang isolasi Covid-19, sedangkan tes usap dilakukan pada 7 September 2020,"

Menurut Nita, sampel tes usap ketiganya telah dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon untuk diperiksa dan hasilnya telah disampaikan Dinas Kesehatan Maluku bahwa mereka sembuh Covid-19.

"VP kemudian dipulangkan dari RSUD pada 8 September karena tidak ditemukan gejala klinis Covid-19, tetapi ia diwajibkan untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumah," katanya.

Direktur RSUD Cenderawasih Dobo, Wati Gunawan menambahkan, untuk ketiga kasus di Aru, sejak pengambilan sampel tes usap pada 7 September, maka terhitung 16 September sudah dapat dinyatakan selesai jalani isolasi mandiri. Tetapi dalam rangka pemutusan mata rantai penularan, akan dilakukan penelusuran pada orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan mereka, untuk selanjutnya dilakukan tes usap.

Sementara itu Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga mengimbau warga di daerah tersebut agar tidak panik menyikapi tiga orang warga terkonfirmasi positif Covid-19.

"Masyarakat tidak perlu panik karena ketiga warga yang terpapar telah menjalani perawatan intensif. Bahkan hasil pemeriksaan sampel tes usap yang dikirim ke Ambon sejak pekan kemarin, telah ada hasilnya dan mereka dinyatakan sembuh," kata Bupati Johan.

Penulis: Jimmy Ayal/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!