Sekilas Info

Pemuda Terduga Penganiaya Ibu Kandung di Negeri Waraka Maluku Tengah Jadi Tersangka dan Ditahan

satumalukuID – Patrick Hehanussa (22), warga Negeri Waraka, Kecamatan Teluk Elpaputih, Maluku Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka tindak penganiayaan terhadap ibu kandungnya. Polisi menjerat pemuda itu dengan pasal kepemilikan senjata tajam dan penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

"Penyidik unit Reskrim Polsek Teluk Elpaputih yang didukung  Satreskrim Polres Maluku Tengah, resmi menetapkannya sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 12 tahun 1951 tentang sajam subsider pasal 351 ayat (1) dan ayat (2) KUHPidana," kata Kapolres Malteng, AKBP Rositah Umasugi yang dihubungi dari Ambon, Rabu (16/9/2020).

Menurut Kapolres, setelah dijadikan sebagai tersangka penyidik kemudian menjemput tersangka dari RSUD Masohi untuk menjalani penahanan di rutan Mapolres Malteng.

Baca Juga: Minta Uang Tak Diberi Pemuda Negeri Waraka Aniaya Ibu Kandung Hingga Nyaris Tewas

"Sekitar pukul 14.15 WIT, bertempat di ruangan IGD RSUD Masohi, Kanit Serse Polsek Teluk Elpaputih Bripka C. Wattimury, bersama anggota Reskrim Polsek mengeluarkan tersangka setelah melakukan konsultasi dengan dokter," ujarnya.

Dokter memperbolehkan tersangka menjalani rawat jalan, sehingga langsung digiring polisi ke rutan guna ditahan dan nantinya menjalani pemeriksaan kalau kondisinya sudah pulih.

Tersangka juga dibawa ke klinik kesehatan Polres Malteng untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan kondisi kesehatannya sebelum akhirnya ditahan.

Meski sudah ditahan, namun Kapolres mengaku hingga saat ini baik tersangka maupun korban belum bisa dimintai keterangan atas peristiwa tersebut, mengingat kondisi keduanya belum pulih.

"Untuk tersangka dan korban belum bisa dilakukan pemeriksaan karena belum pulih akibat luka yang diderita," tandas Kapolres.

Baca Juga

error: Content is protected !!