Sekilas Info

PILKADA 2020

Kapolda Maluku Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada di Kepulauan Aru

satumalukuID/Istimewa

satumalukuID- Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar, berkunjung ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Berbagai kegiatan dilakukan. Salah satunya memantau kesiapan pengamanan Pilkada 2020.

Tiba di Dobo sejak Selasa kemarin (15/9/2020), orang nomor 1 Polri di Maluku ini langsung menuju Markas Polres Kepulauan Aru. Dia didampingi Direktur Intelkam, Reskrimum, Koorspripim Polda Maluku dan Kapolres Aru beserta jajaran.

Sejak kemarin hingga hari ini Rabu (16/9/2020) berbagai kegiatan lain yang dilakukan juga adalah Dudu Bacarita Kamtibmas, dan bersilaturahmi ke Kompi Senapan E 734 SNS.

Sebelumnya, di hadapan Kapolda, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto, menjelaskan letak geografis Kepulauan Aru. Menurutnya jumlah penduduk Aru sebanyak 105.742 jiwa. Luas wilayahnya 55.270.22 M².

Dengan demikian, maka perbandingan jumlah personil polres dengan jumlah penduduk dan Polsek jajaran 1 banding 277. Perbandingan jumlah personil polres dan Polsek jajaran dengan luas wilayah dan resiko 1 berbanding 145.1 Km².

Wilayah hukum Polres Kepulauan Aru terdiri dari 4 Polsek dan polsubsektor. Yakni Polsek Pulau-Pulau Aru, Polsek Aru Utara/Marlasi, Polsek Aru Tengah/Benjina, Polsek Aru Tengah/Jerol.
Polsubsektor KPYS, Polsubsektor Koijabi/Aru Tengah Timur, Polsubsektor Longgar/Aru Tangah Selatan, Polsubsektor Merit/Aru Selatan Timur.

Dalam situasi politik Eko Budiarto, menjelaskan tentang Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati Dr Johan Gonga dan Wakilnya Muin Sogalrey alias JOIN.

"Bapaslon tersebut didukung 3 Partai yang berjumlah 9 kursi. Mereka akan bertarung dengan Bapaslon Bupati Timotius Kaidel dan Wakilnya Laguni Karnake. Pasangan ini didukung 3 partai berjumlah 6 kursi," ungkap Eko Budiarto.

Sementara Kapolda Baharudin Djafar, dalam arahannya mengatakan, tujuan kedatangannya ke Aru yang paling utama adalah memberikan pelayanan untuk rekan-rekan anggota.

"Biar anggota Polres Kepulauan Aru dalam kesiapan dalam menghadapi situasi Pilkada, bisa merasa nyaman," katanya.

Baharudin menyampaikan tentang penanganan pengamanan Pilkada. Diantaranya mulai dari pentahapan tugas serta cara kerja di TPS sampai pemungutan hasil suara di KPU.

Jenderal Bintang Dua Polri ini juga menekankan anggota inteljen harus  berperan penting dan jeli dalam melihat situasi terselenggaranya pencoblosan saat pilkada.

"Pelaksanaan tugas kita selaku insan Bhayangkara tidak terlepas dari penilaian masyarakat. Jadi saya ingin sampaikan di sini yang harus diutamakan sebelum melaksanakan tugas adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT," pintanya.

Kapolda mengaku lebih memercayai anak buahnya dari pada pengusaha terhebat sekalipun dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan.

"Pulau-Pulau terluar kita harus perhatikan dengan benar tentang situasi gangguan Kamtibmas dalam suatu wilayah," pinta dia.

Mantan Kapolda Sulawessi Barat ini meminta seluruh personel Polres Kepulauan Aru dan jajaran agar melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

"Jangan terbebani dengan masyarakat atau pihak manapun saat melaksanakan tugas," pintanya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!