Sekilas Info

101.868 Keluarga Penerima Manfaat di Maluku Terima Bantuan Beras Masing-masing 15 Kg

satumalukuID/Chen Toisuta Dari kiri ke kanan, Kepala Bulog Maluku, Wakil Wali Kota Ambon, dan Kepala Dinas Sosial Maluku.

satumalukuID- Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog akan menyalurkan beras sebanyak 4.500 ton untuk 101.868 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di 11 Kabupaten/Kota di Maluku.

Khusus Kota Ambon, penyaluran beras itu sudah dimulai hari ini setelah dilounching Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler di Gudang Bulog Maluku, Desa Galala, Kota Ambon.

4.500 ton beras ini merupakan jatah PKM Maluku untuk bulan Agustus, September dan Oktober 2020. Setiap bulan itu masing-masing PKM akan menerima beras sebanyak 15 Kg dikalikan 3 bulan.

"Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara sebanyak 135.000 KPM. Itu setara dengan beras 6.100 ton. Untuk Provinsi Maluku sendiri 101.868 KPM, setara dengan beras 4.500 ton," kata Kepala Bulog Maluku Muhammad Taufiq kepada wartawan di Ambon, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, setiap bulan; Agustus sampai dengan Oktober 2020, Bulog Maluku akan menyalurkan bantuan beras sebanyak 1.500 ton.

"Jadi 1.500 ton dikalikan 3 bulan jadi 4.500 ton yang akan kita salurkan di Provinsi Maluku secara bertahap," jelasnya.

Ribuan ton beras yang akan disalurkan tersebut, lanjut Taufiq, merupakan beras pilihan yang layak dikonsumsi masyarakat.

"Dari tiga bulan yang lalu kita sudah siapkan stok, sehingga beras memang layak untuk disalurkan," tandasnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Provinsi Maluku, Sartono Pinning, mengaku, pihaknya akan kembali menyalurkan kepada daerah lainnya tergantung kesiapan masing-masing.

"Tergantung kesiapan (Bulog) daerah masing-masing wilayah. Yang pasti intruksi ini sudah harus dilksanakan (penyaluran beras)," terangnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan sosial beras di bulan ini langsung untuk dua bulan yaitu Agustus dan September.

"Jadi nanti sekarang ini (pembagian beras untuk bulan) Agustus dan September," pungkasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!