Sekilas Info

Puluhan Kader Demo Tolak Rudi Lailosa di Kantor DPD Golkar Maluku di Ambon

satumalukuID/Chen Toisuta Puluhan kader dari Kabupaten Maluku Tengah berdemo ke kantor DPD I Partai Golkar Maluku di Kota Ambon.

satumalukuID- Puluhan kader partai Golkar dari Kabupaten Maluku Tengah datang menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPD I Partai Golkar Maluku, Kota Ambon, Selasa (15/9/2020).

Kedatangan puluhan kader tersebut untuk menyampaikan sikap terkait pelaksanaan Musda IX Golkar Maluku Tengah, yang diduga syarat kecurangan.

Puluhan kader ini juga membawa sejumlah pamflet tertulis; "Segera Batalkan Musda IX Golkar Malteng", "Usut Dugaan Pemalsuan SK Via WhatsApp", "Batalkan Penetapan Rudolf Lailossa", "Ini Golkar Bung Bukan Mata Rumah Parentah."

Terdapat enam poin tuntutan yang dibacakan koordinator lapangan Mukhlis Tualeka di hadapan Wakil Ketua Bidang OKK Yusril AK Mahedar bersama sejumlah pengurus DPD lainnya.

Enam poin tersebut diantaranya pertama, menyatakan dengan tegas bahwa Musda IX Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah, cacat prosedural. Karena telah mengabaikan semua syarat dan ketentuan yang terdapat dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sesuai peraturan organisasi dan juklak partai Golkar.

Kedua, menolak dengan tegas hasil penetapan sidang Musda IX Golkar Maluku Tengah, di mana saudara YusriI AK Maheder telah menetapkan Rudolf Lailossa sebagai ketua terpilih DPD Il Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah.

Tiga, meminta Ketua DPD Partai Golkar Maluku untuk membatalkan hasil penetapan pimpinan sidang Musda IX Golkar Maluku Tengah yang mana telah menetapkan Rudolf Lailossa sebagai Ketua Partai Golkar Maluku Tengah.

Empat, meminta Ketua Dewan Etik DPP untuk memproses dan menjatuhkan sanksi pelanggaran etik dugaan pemalsuan dokumen SK Pimpinan Kecamatan pada hasil Musda IX Partai Golkar Maluku Tengah.

Lima, meminta Ketua DPP Wilayah Maluku dan Maluku Utara, DPP Partai Golkar untuk membatalkan hasil Musda IX Partai Golkar Maluku Tengah yang dipaksakan oleh pimpinan sidang Yusri Mahedar dengan sikap arogansi yang diperlihatkan pada forum sidang Musda IX dimaksud untuk tidak menecerminkan demokrasi Partai Golkar.

Enam, meminta Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk membatalkan hasil Musda IX sepanjang ditetapkan Rudy Lailosa sebagai ketua terpilih DPD Golkar Maluku Tengah periode 2020-2025 dan menetapkan Rakip Sahubawa sebagai ketua terpilih hasil Musda IX DPD Malteng.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Bidang OKK, Yusril AK Mahedar, mengaku, sebagai orang yang dipercayakan untuk menjadi pimpinan Musda dan pemegang mandat di Maluku Tengah, maka apapun tuntutan kader partai terkait Musda IX Partai Golkar tersebut akan diterimanya.

"Katong wajib menerima, tidak harus melakukan penolakan dan lain lain," katanya.

Yusril juga meminta kader partai yang tidak menerima hasil Musda dipersilahkan untuk melaporkan ke polisi dan Mahkamah Partai.

"Intinya semua hasil pendemo yang mengatasnamakan kecamatan katong terima dan beta (saya) akan sampaikan ke pimpinan DPD beta dan mungkin disampaikan di rapat harian atau pleno untuk disampaikan langsung ke teman teman DPD I," sebutnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!