Sekilas Info

LAWAN COVID 9

Pemkot Ambon Lanjutkan PSBB Transisi Tahap Lima, Ini Alasannya

satumalukuID/Chen Toisuta Tim Gugus Tugas Covid Ambon tampak menindak pengendara motor yang tidak menggunakan maske di Jalan AM. Sangadji, Kota Ambon.

satumalukuID- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi tahap empat berakhir Minggu kemarin (13/9/2020). Pemerintah Kota Ambon melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 kembali melanjutkannya ke tahap lima. Salah satu alasannya adalah kasus terkonfirmasi positif virus korona tersebut, masih meningkat.

"Terkait hasil evaluasi gugus tugas Kota Ambon pada Jumat dan Sabtu kemarin (12/9/2020), maka telah diputuskan oleh Walikota Ambon selaku Ketua Harian Covid bahwa PSBB Transisi dilanjutkan ke tahap lima yang berlaku hari ini sampai tanggal 28 September 2020," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (14/9/2020).

Joy membenarkan kasus konfirmasi positif mengalami peningkatan. Hal itu terjadi setelah GTPP Covid-19 melalui tenaga kesehatan berupaya melakukan tracking tracing. Hasilnya, rata-rata kasus baru merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) virus pandemi ini.

"Kasus-kasus baru ini membuat kita bisa deteksi dini dan pencegahan sehingga tidak menular ke orang lain. Dan seluruh kasus yang ditemukan sudah langsung diisolasi secara terpusat maupun mandiri setelah dilakukan penilaian oleh GTPP," terangnya.

Kepala dinas Infokom Ambon ini mengaku, selain peningkatan kasus positif, tingkat kesembuhan juga naik. Kendati demikian, dia juga menyadari beberapa hari lalu kasus kematian terus bertambah.

"Untuk diketahui zonasi kita itu sangat dipengaruhi oleh tingkat terkonfirmasi positif, kesembuhan dan juga kematian. Nah karena kematian beberapa hari itu maka berdampak pada hasil penilaian zonasi kita," terangnya.

Dia menambahkan, pada PSBB Transisi tahap lima kali ini, tim penertiban benar-benar melakukan penegasan kepada masyarakat yang tidak mengindahkan penerapan Perwali no 25 tahun 2020, sebagai tindaklanjut dari Inpres no 6 tahun 2020.

"Jadi yang tidak pakai masker akan ditindak tegas oleh aparat yang bertugas. Langkah-langkah penindakan sudah dilakukan oleh tim penertiban kita," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!