Sekilas Info

Ini Pesan Kapolda Maluku Kepada 100 Personel BKO Brimob yang Dikirim ke Timika

satumalukuID/Humas Polda Maluku Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar (tengah) saat menyemangati personel BKO Brimob Polda Maluku.

satumalukuID- 100 personel BKO Brimob Polda Maluku akan kembali dikirim untuk membackup Polres Timika, Polda Papua dari teror Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) alias OPM.

Sebelum diterbangkan Selasa besok (15/9/2020), Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, memberikan pesan kepada ratusan anak buahnya itu selama bertugas di daerah rawan tersebut.

Didampingi Karo OPS Polda Maluku, Direktur Intel, Polairud, Dansat Brimob dan Kabid Dokes Polda Maluku, Kapolda Baharudin menyampaikan bahwa anggota yang akan melaksanakan tugas di sana tentunya sudah dilatih.

Meski sudah terlatih, namun Baharudin mengingatkan personel jika tidak ada kekuatan apa-apa tanpa campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Orang nomor 1 Polri di Maluku ini memberikan bekal kepada setiap personel yaitu pertama adalah ketakwaan. Personel harus bertaqwa atau meyakini semua yang dijalankan sudah menjadi perintah Yang Maha Kuasa dan menjauhi segala laranganNya.

"Maka pertama bekal yang tadi saya katakan sudah ada yang membawa Alquran bagi yang muslim?, membawa Alkitab bagi yang Kristiani?. Ini bekal yang paling utama. Di sana yang harus banyak diulang adalah membaca kitab-kitab suci. Sanggup?," tanya Baharudin kepada ratusan personel BKO Brimob Polda Maluku tersebut.

Berbekal keyakinan atau ketaqwaan, Jenderal Bintang Dua Polri ini mencontohkan sikap seorang anak buahnya di Sulawessi Barat (Sulbar) saat ditigaskan mengamankan Pemilu di Polda Metro Jaya.

"Saat itu dia menunggu waktu, kemudian dia duduk santai, dia buka kitab suci Alquran, dan itu difoto oleh masyarakat jadi viral. Saudara pernah lihat itu?. Itu adalah anak buah saya di Sulbar," sebutnya.

Bukan itu saja, Baharudin juga mencontohkan hal serupa saat pengamanan Stadiun Gelora Bung Karno. Ada seorang Bintara Polri yang sambil nyender atau sandar berdiri di tembok namun dirinya sedang salat dan menjadi viral.

"Itu karena dia ingat yang maha kuasa sehingga Saya ingin sampaikan kepada 100 orang yang akan berangkat ini kalau tidak ada kegiatan atau sebelum kegiatan, berpasrah dulu kepada Yang Maha Kuasa. Mau tidur berdoa, bangun tidur berdoa, mau berangkat tugas berdoa," pesannya.

Baharudin mengaku, setiap pekerjaan yang dilakukan harus diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Karena tidak ada kemampuan selain yang diberikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

"Semoga arahan saya hari ini mudah-mudahan betul-betul ditanamkan dalam hati dilaksanakan pada saat bertugas di sana," pintanya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!