Sekilas Info

Satu Mucikari Prostitusi Anak di Ambon Kembali Diringkus Polisi

satumalukuID/Chen Toisuta Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP. Mido Manik (kanan).

satumalukuID- Aparat Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, kembali meringkus seorang mucikari prostitusi anak di bawah umur melalui media sosial Mi Chat. Dia adalah DA alias D alias AR.

Pemuda 23 tahun yang bermukim di Kawasan Kebun Cengkih, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, ini sebebarnya sudah dibekuk pada 31 Agustus 2020 lalu.

"Sudah kita tetapkan sebagai tersangka Perdagangan Orang dan atau Perlindungan Anak sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 88 Jo Pasal 76i UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 506 KUHPidana," kata Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP. Mido Manik, kepada satumaluku.id melalui telepon genggamnya, Selasa (8/9/2020).

Berdasarkan pengakuan korban RH alias R alias WR, kasus perdagangan seks anak di bawah umur melalui media sosial Mi Chat ini terjadi  Penginapan Tiara, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Mido mengatakan anak perempuan 17 tahun itu mengaku lupa dengan tanggal kejadian pasti. Dia hanya mengingat peristiwa itu terjadi di bulan Juli 2020 sekitar pukul 03.00 WIT.

"Saksi yang sudah kami periksa 3 orang yaitu TDT alias T, RB als R, dan RN als R. Barang bukti yang kami amankan 1 (satu) buah HP," terangnya.

Menurut Mido, modus operandi kasus itu berawal dari tersangka mencarikan pelanggan untuk korban melalui aplikasi Mi Chat. Bayaranya atau tarif sekali melayani lelaki hidung belang berkisar dari Rp.400.000 sampai Rp.600.000.

Dari bayaran tersebut, kata mantan Kapolsek Sirimau Ambon ini, tersangka akan mendapatkan keuntungan atau meminta uang dari korban sekitar Rp. 100.000 sampai Rp. 200.000.

"Tersangka saat ini sudah kami tahan di Rumah Tahanan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease," tandasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!