Sekilas Info

Akibat Pandemi Covid-19 Penduduk Miskin Baru di Kota Ambon Bertambah 23.365 Jiwa

satumalukuID - Jumlah penduduk miskin di Kota Ambon akibat pandemi Covid-19 bertambah 23.365 jiwa. Sebelum terjadi pandemi Covid-19 jumlah penduduk miskin di Kota Ambon sudah mencapai angka 30.893 jiwa.

Kenaikan penduduk miskin ini dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Ambon.

"Hingga Agustus 2020 jumlah penduduk miskin mengalami peningkatan 14,7 persen. Total penduduk miskin  52.258 atau 14,17 persen dari jumlah penduduk kota Ambon," kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Selasa (8/9/2020).

Saat ini banyak warga masyarakat yang pendapatan berkurang bahkan kehilangan pekerjaan akibat pembatasan sosial Covid-19. Hal ini menjadi pemicu meningkatnya jumlah penduduk miskin.

Menurut Louhenapessy, penduduk miskin dan miskin baru tersebar di semua desa, negeri dan kelurahan di kota Ambon.

Di kecamatan Sirimau terdapat 17, 757 penduduk miskin atau 32, 7 persen, kecamatan Nusaniwe terdapat 16,721 penduduk miskin atau 30,8 persen, di kecamatan Teluk Ambon 8,466 jiwa atau 15,6 persen.

Sedangkan kecamatan Teluk Ambon Baguala terdapat 8,404 jiwa atau 15,5 persen dan kecamatan Leitimur Selatan sebanyak 2,910 penduduk miskin atau 5,4 persen.

Mengatasi pandemi Covid-19, kata Richard, Pemkot Ambon telah melakukan berbagai upaya penyediaan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak.

Penyediaan jaring pengaman sosial dilakukan dengan penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 7,174 penerima manfaat bulan Juni, progam sembako sebanyak 13,234 penerima hingga bulan Agustus dan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ketiga sebanyak 9,395 penerima manfaat.

Selain itu melalui dana desa dan alokasi dana desa telah disalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 11,373 penerima manfaat di desa dan negeri.

Sedangkan melalui dana APBD kota Ambon telah disalurkan bantuan sembako yang dilakukan sejak April 2020, dan hingga Agustus telah dilakukan pembagian bantuan kepada 11, 992 penerima manfaat.

Baca Juga

error: Content is protected !!